Iran Tuding AS Gunakan Kedutaannya sebagai Basis Mata-mata

Teheran, Mercinews.com – Iran menuding Amerika Serikat (AS) telah menggunakan kedutaannya untuk kegiatan spionase dan subversif. Tudingan ini muncul setelah sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menuding Teheran menggunakan kedutaan Iran untuk merencanakan aksi teror.

Pompeo menyebut Iran menggunakan kedutaannya untuk merencanakan aksi teroris di Eropa. Ia pun memperingatkan Teheran bahwa tindakan itu memiliki “harga yang sangat tinggi” setelah mengancam akan mengganggu pasokan minyak negara Timur Tengah itu.

Baca Juga:  Anggota Parlemen Iran Bakar Bendera AS

“Baru minggu lalu ada orang-orang Iran ditangkap di Eropa sedang mempersiapkan untuk melakukan rencana teror di Paris, Prancis. Kami telah melihat perilaku buruk ini di Eropa,” kata Pompeo.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi menyatakan, tudingan yang disampaikan Pompeo adalah sebuah upaya untuk menutupi tindakan ilegal yang dilakukan AS di banyak negara.

Baca Juga:  Iran: Kerja Sama AS dan Saudi Kian Kacaukan Timur Tengah

“Pompeo membuat tuduhan tak berdasar ini di tengah berbagai kesaksian yang diterbitkan oleh berbagai sumber yang menunjukkan keikutsertaan kedutaan AS dalam gerakan spionase dan destruktif, di mana ratusan personel militer dan keamanan bekerja di bawah perlindungan diplomatik,” kata Qasemi, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (12/7).

Baca Juga:  Serangan di Suriah Membunuh Puluhan Prajurit, Israel Dicurigai

Dia lalu menyebut dalam sejarah modern ada bukti nyata bahwa Kedutaan Besar AS telah ikut campur dalam urusan internal negara tuan rumah mereka dan merusak hubungan negara-negara ini dengan negara-negara lain.[]

SINDOnews

  • 47
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved