Mercinews


Tak Hanya Eks Koruptor, KIP Aceh Juga ‘Buru’ Bukti-bukti Bacaleg Eks Bandar Narkoba

IMG 20180724 095811 - Tak Hanya Eks Koruptor, KIP Aceh Juga 'Buru' Bukti-bukti Bacaleg Eks Bandar Narkoba
Ketua KIP Aceh Syamsul Bahri

Banda Aceh, Mercinews.com – KIP Aceh mengaku belum bisa menyampaikan siapa saja bacaleg, baik DPRA maupun DPD, yang merupakan eks koruptor.

Ketua KIP Aceh Syamsul Bahri yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya masih menelusuri bukti-bukti terkait hal itu.

“Walau sudah ada laporan masyarakat, tapi kita masih mencari bukti-buktinya,” kata Syamsul, Senin malam (23/7/2018).

Untuk DPD, kata Syamsul, saat ini mereka sedang menelusuri putusan pengadilan di Jakarta Selatan.

Namun Syamsul enggan menyebut siapa bakal calon anggota DPD yang merupakan eks koruptor tersebut.

Baca juga:  DPR Aceh Tetapkan 7 Anggota KIP Aceh Terpilih 2018-2023

Meski sesungguhnya tak sulit mengetahui siapa yang dimaksud Syamsul.

Dari sejumlah bakal calon DPD yang mendaftar, terdapat nama Abdullah Puteh, bekas gubernur Aceh yang pernah divonis karena terbukti korupsi.

Tak hanya eks koruptor, KIP Aceh juga “memburu” bacaleg DPRA yang diduga mantan bandar narkoba.

“Itu ada dari dapil Aceh Timur kalau tidak salah, masukan masyarakat terkait narkoba,” katanya.

Selain itu dari dapil Pidie juga ada eks koruptor yang berkaitan dengan kasus di salah satu rumah sakit. “Jadi sejauh ini kalau berdasarkan laporan masyarakat yang masuk, satu DPD, dua DPRA dari parnas,” katanya.

Baca juga:  Diduga Penuh Rekayasa, Bupati Akmal Ancam Tak Melantik KIP Abdya

Syamsul mengatakan, jika nanti KIP telah menemukan putusan pengadilan atas vonis ketiganya, maka mereka akan dicoret.

Seperti diketahui, larangan terhadap eks koruptor dan bandar narkoba mendaftar sebagai anggota legislatif diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018.

KPU sendiri telah mengembalikan sejumlah bacaleg eks koruptor ke partai politiknya.

Di sisi lain, PKPU tersebut juga sedang digugat ke Mahkamah Agung oleh bacaleg yang juga eks koruptor.[] Beritakini

loading...

Comments