3 Warga di Maluku Mati Kelaparan, Polisi Kirim Bantuan

Foto: Suku terpencil di Maluku kelaparan dan 3 mati (abas/detikcom)

Maluku, Mercinews.com – Bencana kelaparan yang melanda Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mause Ane mengakibatkan 3 warga meninggal dunia. Polres Maluku Tengah (Malteng) akan kirim bantuan.

“Bapa Raja Desa Maneo, Nikolaos Boiratan datang senin siang kemarin dan menyampaikan usulan yang dibutuhkan warganya,” kata Kapolres Malteng AKBP Arthur Lumangga yang dihubungi lewat telepon, Selasa (24/7/2018).

Arhtur menambahkan kedatangan bapak raja menyampaikan kebutuhan warganya. Seperti sembako dan obat-obatan.

“Apa yang menjadi usulan dari Raja akan siap dikirim pada esok. Namun kiranya terkendala setelah dijelaskan, teratasi,” ujarnya.

“Karakteristik masyarakat terasing tersebut berpindah pindah tempat tinggal (nomaden) dan hanya dapat ditemui dengan perantaraan Raja Maneo,” ujarnya.

Dari Polda Maluku melalui Kapolres Maluku Tengah bersama Sat Brimob akan berangkat Rabu (25/7) esok dan bertemu Kepala Desa Maneo di Desa Wai Muse. Selanjutnya bersama-sama ke lokasi untuk penyerahan bantuan di Desa Siahari. Selain itu juga memberangkatkan Tenaga Medis dari Polda.

Bencana kelaparan tejadi lantaran perkebunan masyarakat suku terpencil terserang hama babi hutan dan tikus. Sehingga saat ini membuat masyarakat terpencil dalam kondisi krisis bahan pangan

Masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mause Ane terdari dari 3 daerah yang huni di antaranya Bantaran Sungai Kobi, Laihaha, Bentaran Sungai Tilupa yang memeliki jumlah kepala keluarga sebanyak 45 dan jumlah 170 jiwa.

(detikcom)

  • 1
    Share
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved