KPK Ambil Sampel Suara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf

Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf

Jakarta, Mercinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil sampel suara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait dengan pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2018 pada Pemerintah Provinsi Aceh.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, pengambilan sampel suara itu untuk kepentingan pembuktian komunikasi-komunikasi yang terjadi dalam kasus ini.

Baca Juga:  KPK Kembali Periksa Inneke Terkait Suap Jual-Beli Fasilitas di Lapas Sukamiskin

“Tadi dilakukan pengambilan sampel suara terhadap IY (Irwandi Yusuf). Penyidik membutuhkan pengambilan sampel suara ini untuk kepentingan pembuktian terkait komunikasi yang terjadi dalam kasus yang ditangani ini,” ujar Febri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/7/2018).

Baca Juga:  6 Saksi Telah diperiksa KPK, Besok Akan Kembali Periksa 9 Saksi Lagi

Dalam kasus ini, KPK menduga upaya pemberian uang Rp 500 juta dari Bupati Bener Meriah Ahmadi kepada Irwandi terkait dugaan fee ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh Tahun 2018.

Baca Juga:  Jejak Irwandi Yusuf: Siang Rapat dengan Steffy Burase, Malam Ditangkap KPK

Diduga pemberian tersebut merupakan bagian dari commitment fee 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Aceh dan setiap proyek yang dibiayai dari dana DOKA.

Pemberian uang kepada Irwandi tersebut diketahui dilakukan melalui orang-orang terdekatnya serta orang-orang terdekat Ahmadi sebagai perantara.

Sumber: Kompas |

  • 149
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved