Mercinews


Minta Sedekah ke Orang Gila, Pria ini Babak Belur di Aceh Barat Daya

20180729 ilustrasu - Minta Sedekah ke Orang Gila, Pria ini Babak Belur di Aceh Barat Daya
ilustrasi Foto

Blangpidie, Mercinews.com – Jangan macam-macam dengan orang gila apalagi sampai meminta uang dari mereka. Lebih baik menghindar, daripada menjadi korban seperti yang dialami Muhibudin (45) warga Ujung Kareng, Sawang, Aceh Selatan, Minggu (29/7/2018) sekitar pukul 11.30 WIB.

Informasi yang diterima Beritakini nasib sial Muhibudin diawali saat korban sedang menjalankan aktivitasnya mengumpulkan sedekah di Desa Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya.

Korban kemudian melintas di depan Ismail Arafat (35) dan langsung meminta sedekah.

Bukannya uang yang didapat, Ismail malah menghadiahi bogem ke wajah korban. Ismail kemudian mengambil batu dan kembali memukul Muhibudin.

Baca juga:  Plt Gubernur Aceh Lepas Pasung Jamil Khairi

“Hingga menyebabkan korban mengalami luka sobek,” kata Kapolsek Manggeng Abdya, Iptu Sunardi,

Warga bersama polisi Pospol Lembah Sabil yang berada di tempat kejadian mencoba melerai. Mereka turut mengamankan pelaku untuk menghindari amukan warga.

Sementara Muhibuddin yang babak belur kemudian dilarikan ke Puskesmas Manggeng untuk mendapat perawatan medis.

“Korban mendapat 9 jahitan di bagian wajah dan bibir sebelah kanan. Pukul 15.00 WIB korban dibawa pulang oleh pihak keluarga ke Kecamatan Sawang Aceh Selatan,” katanya lagi.

Baca juga:  KIP Abdya Masukan penderita gangguan jiwa dalam daftar pemilih tetap

Menurut Kapolsek, Ismail mengalami gangguan jiwa dan sudah beberapa kali masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Namun, Ismail yang tercatat sebagai warga Merandeh ini kerap kali kabur.

“Pelaku telah dibawa oleh pihak Puskesmas Lembah Sabil untuk dirujuk ke RSJ Banda Aceh untuk pengobatan,” kata Kapolsek lagi.

Kapolsek mengimbau warga untuk tidak meminta sedekah kepada orang gila. “Bila bertemu dengan orang gila, lebih baik menghindar, orang gila kebal hukum, tidak bisa diproses hukum,” katanya.[]

Beritakini

 

loading...

Comments