Diduga Korupsi Beras untuk Warga Miskin, Pejabat Bulog Dibekuk

Ilustrasi (edi/detikcom)

Gowa,Mercinews.com – Seorang pejabat Bulog di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan insial FA (35). Diduga ia merugikan keuangan negara miliaran rupiah.

“Hasil penyelidikan selama dua bulan ternyata kami menemukan fakta bahwa sebanyak 250 ton beras miskin dikorupsi,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga kepada wartawan, Senin (30/7/2018).

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Lembu Rp 8,1 Miliar, Jaksa Tahan Kadis DKPP Lhokseumawe

FA menjabat sebagai koordinator penyaluran beras miskin dan beras prasejahtera Kabupaten Gowa. Ia dibekuk setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan terkait ratusan Raskin yang tidak tersalurkan kepada masyarakar sejak bulan Oktober 2018 hingga bulan April 2018.

Baca Juga:  Kasus Pembegalan Beasiswa Aceh Sudah Diketahui KPK

Selain membekuk FA, polisi juga membekuk seorang penadah berinisial DGS (52). Modus mereka adalah beras miskin yang rusak yang seharusnya dikembalikan ke Bulog. Namun beras tersebut dijual kepada penadah dan membuat laporan fiktif penyaluran kepada masyarakat.

“Beras Raskin yang rusak seharusnya dikembalikan ke Bulog tapi malah ini dijual kepada beberapa penadah dan selanjutnya FA ini membuat laporan fiktif seakan akan beras tersebut telah disalurkan,” katanya.

Baca Juga:  Husaini Koruptor Kasus Alkes di Lhokseumawe Dieksekusi ke Lapas Setempat

“Kerugian negara dalam hal ini tidak main-main mencapai satu miliar lebih,” ucap Shinto.

(detikcom)

Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved