Mercinews


Godfather Mafia Dihabisi saat Pesta Perayaan Bebas dari Penjara

godfather mafia dihabisi saat pesta perayaan bebas dari penjara GTE - Godfather Mafia Dihabisi saat Pesta Perayaan Bebas dari Penjara
Alexander Zhestokov, 39, bos geng terkenal di Siberia ditembak mati oleh seorang pembunuh saat dia merayakan kebebasannya dari penjara di sebuah bar. Foto/CEN/Daily Star

Novokuznetsk, Mercinews.com – Seorang gangster terkenal di Siberia ditembak mati oleh seorang pembunuh dari jarak dekat di sebuah pub. Korban yang dikenal sebagai godfather mafia Rusia itu dihabisi saat pesta untuk merayakan kebebasannya dari penjara.

Gangster yang ditembak mati itu bernama Alexander Zhestokov, 39. Dia awalnya didekati oleh seseorang yang kemudian menembaknya dari jarak dekat.

Zhestokov tewas beberapa detik setelah tembakan terdengar bar Dzambul, di Novokuznetsk, sebelah barat daya Siberia, pada Jumat, 27 Juli 2018.

Baca juga:  Moskow Bantah Habisi Wartawan Pengkritik Putin

Zhestokov diyakini sebagai bos dari geng Zapsibovskie yang dibenci. Geng kriminal itu telah menjadi ancaman di wilayah Novokuznetsk selama bertahun-tahun.

Korban sempat berbicara dengan rekan-rekannya ketika si pembunuh mendekatinya. Pelaku mengenakan atasan berkerudung hitam dan kacamata hitam. Pelaku tiba-tiba mengangkat pistol yang dilengkapi silencer, dan menembak korban.

Sejumlah foto yang dirilis media setempat menunjukkan pria bersenjata itu menembakkan beberapa tembakan ke tubuh bos mafia.

Zhestokov berusaha menutupi wajahnya saat dia jatuh ke lantai sebelum tewas. Seorang rekannya kemudian membalikkan badannya, sehingga dia menghadap ke bawah.

Baca juga:  Rusia Sambut Baik Keputusan Trump Hentikan Latihan Gabungan dengan Korsel

Mula-mula para pengunjung bar terperangah, tampak bingung tentang apa yang baru saja terjadi.

Tapi, beberapa detik kemudian, sebagian besar pengunjung melarikan diri dari bar setelah gagal menghentikan aksi si pembunuh.

Polisi telah membuka penyelidikan atas pembunuhan tersebut. “Polisi sekarang menemukan saksi dan mempelajari koneksi korban,” kata komite investigasi kepolisian setempat melalui seorang bicara, seperti dikutip Daily Star, Selasa (31/7/2018).

loading...

Comments