Gempuran Suriah di Dekat Wilayah Israel Bikin ISIS Terusir

Area pemantauan di Dataran Tinggi Golan, wilayah yang dulunya milik Suriah namun diduduki Israel. Foto/REUTERS

Damaskus, Mercinews.com – Serangan militer rezim Damaskus membuat kelompok Islamic State atau ISIS terusir dari desa-desa besar milik Suriah yang berdekatan dengan Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel. Desa-desa yang sempat diduduki kelompok ekstremis itu dikenal dengan nama Lembah Yarmouk.

Kelompok ISIS yang terusir adalah kelompok pimpinan Jaysh Khalid bin Walid. Desa-desa di Lembah Yarmouk ditinggalkan pada hari Senin, kemarin.

Menurut laporan The Jerusalem Post, Selasa (31/7/2018), selama beberapa tahun menduduki kawasan Lembah Yarmouk, kelompok itu baru sekali bentrok dengan pasukan Israel.

Kantor berita negara Suriah, SANA, melaporkan kelompok terakhir petempur ISIS telah dikalahkan di wilayah Shajarah. Laporan itu menyatakan bahwa pasukan rezim Suriah menyapu pagar gencatan senjata di perbatasan Golan, yang mendorong ISIS keluar dari desa Abidin dan Maariyah.

Baca Juga:  Turki: Tidak Ada Kedamaian di Palestina Sampai Israel Akhiri Pendudukan

Gempuran lain dari militer Suriah juga terjadi di basis ISIS di Beit Arrah, dekat perbatasan Suriah-Yordania. Di Beit Arrah terdapat lembah yang dalam yang jadi target, di mana para anggota ISIS dipaksa keluar dan berlari ke semak-semak.

“Operasi itu dilakukan dengan unit tempur dan taktik khusus, (sehingga) organisasi teroris kehilangan kemampuan untuk melakukan manuver,” kata pemerintah Suriah dalam pernyataan yang dirilis SANA.

Baca Juga:  Israel dan Gaza Bertempur Setelah Paramedis Palestina Ditembak

Pembom bunuh diri ISIS mencoba menargetkan tentara Suriah, tetapi berhasil dihentikan.

Dalam operasi militernya terhadap ISIS dekat Dataran Tinggi Golan, rezim Damaskus mengklaim menemukan rudal anti-tank buatan Amerika Serikat, makanan buatan Israel dan sisa-sisa peralatan kelompok sukarelawan White Helmets (Helm Putih).

Pemboman udara secara besar-besaran terhadap basis ISIS di Kuwayah di perbatasan Suriah-Yordania terjadi pada hari Minggu dan Senin. Video yang diambil dari wilayah Israel dan Yordania menunjukkan asap mengepul ke udara ketika militer rezim Damaskus membombardir basis kelompok esktremis tersebut.

Baca Juga:  Siapa Menang jika Iran-Israel Perang? Ini Komparasi Militernya

Media lokal, Al-Masdar News dan SouthFront, juga melaporkan bahwa kantong ISIS di dekat Dataran Tinggi Golan telah jatuh ke tangan pasukan Suriah.

ISIS Sandera 30 Orang

Sementara itu, anggota ISIS di gurun Suriah dilaporkan menyandera 30 wanita dan anak-anak Druze. Angka perkiraan sebelumnya dari Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia adalah 16 orang.

Mereka diculik oleh kelompok ekstremis itu pada pekan lalu selama pembantaian warga Druze di Suwayda dan desa-desa sekitarnya.

Sumber: SINDOnews

  • 52
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved