Imunisasi MR Belum Miliki Lebel Halal, MPU Sarankan Minta Pendapat Ulama

Pelaksanaan Imunisasi perdana di SDN 12 Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Rabu (1/8). Foto: Sarina

Lhokseumawe, Mercinews.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe menyarakan supaya Pemko Lhokseumawe melalui dinas kesehatan supaya meminta pendapat terlebih dahulu kepada ulama yang ada di Provinsi Aceh, terkait penyuntikan imunisasi Meales Rubella (MR) yang belum mendapatkan dan memiliki lebel halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga:  Komsi D DPRK Minta Vaksinasi Rubella di Abdya Dihentikan Sementara

“Untuk pelaksanaan perdana di Kota Lhokseumawe hari ini saya tidak bisa memberikan komentar apapun, karena sebelumnya yang saya ketahui belum ada koordinasi dengan pihak ulama yang ada di Aceh untuk pelaksanaan imunisasi MR ini,” kata Ketua MPU Lhokseumawe, Teungku Asnawi, Rabu (1/8).

Tengku Asnawi menambahkan pihaknya meyarankan hendaklah dinas kesehatan meminta pendapat dari ulama-ulama yang ada di Aceh, khususnya MPU Aceh. Karena menurutnya, jika imunisasi MR itu sudah memiliki petunjuk halal pihak ulama pasti akan mendukung program pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga:  MUI: Vaksin Rubella Tak Halal

“Sikap kami MPU Kota Lhokseumawe, kami diam saja, kami tidak mengetahui dan belum mengetahui bagaimana status hukum imunisasi MR tersebut hingga kini belum mendapatkan petunjuk dari MUI pusat,” ungkapnya.

Baca Juga:  MUI: Kasus Macam Vaksin MR Pernah Dipraktikkan Rasulullah

Secara nasional, imunisasi MR itu belum memiliki legalitas yang halal. Dalam hal ini, pihak MPU Kota Lhokseumawe belum bisa mengimbau apapun, karena belum memiliki kejelasan hukumnya bagaimana.

Ajnn

 

  • 393
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved