Kasus Penipuan Toko Emas Bahagia, Polisi: Tersangka Gunakan Untuk Main Judi Online

Sigli, Mercinews.com – Setelah dilapor masyarakat atas dugaan penipuan, satu orang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus penipuan pada Toko Emas Bahagia yang berada di Pasar Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Makmun (43) warga Trienggadeng, Pidie Jaya resmi ditetapkan tersangka dan ditahan dalam kasus penipuan dan penggelapan emas warga pasca menjalani pemeriksaan di Mapolres Pidie beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi kepada wartawan, Rabu (1/8/2018) mengatakan tersangka diketahui sebagai orang yang dipercayakan oleh pemilik modal, Ishak Ibrahim untuk mengelola toko emas tersebut.

Baca Juga:  Diduga Menipu Sejumlah Warga, Oknum PNS BPN Aceh Timur Tangkap Polisi

“Sejak mulai berniaga pada 2013 lalu, tersangka sudah mengelola usaha tersebut,” kata Mahliadi.

Namun, dalam perjalanannya, tersangka kerap menggunakan emas dari masyarakat hasil transaksi untuk keperluan pribadi. Mulai dari untuk mencukupi biaya rumah tangga Rp 60 juta, hingga untuk mendukung biaya perjudian online yang dilakoni selama ini.

Baca Juga:  Harga Emas di Kota Lhokseumawe Turun

“Yang mirisnya, pengakuan tersangka, dia menggunakan emas tersebut untuk judi online mencapai Rp 300 juta,” ujar Mahliadi.

Sejauh ini, sekitar 50 barang bukti (BB) sudah diamankan polisi dari pengembangan kasus tersebut.

Tersangka Makmun memanfaatkan nama besar Ishak Ibrahim selaku pemilik usaha untuk menggerogoti keuntungan dari aksi penipuan yang dilakoninya selama ini.

Hal ini membuat masyarakat percaya untuk menitipkan emas, menempa emas dan bahkan membeli puluhan gram emas dengan hanya diserahkan surat tanda terima uang tanpa disertai barang.

Baca Juga:  Tipu Peserta Tes Pegawai Non PNS, Polisi Tangkap Oknum Pegawai RSUD Meulaboh

 

“Masyarakat tertipu hingga puluhan mayam,” sambung Mahliadi.

Total ada 60 orang menjadi korban dalam kasus penipuan tersebut, termasuk pemilik usaha Ishak Ibrahim dengan jumlah barang mencapai 1 kilogram lebih emas.

“Baru 20 orang yang melapor kepada kami,” ujar Mahliadi.

  • 169
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved