Ketua PDIP Karimun Usman, Ungkap Jasanya Bagi Aceh

Ketua PDIP Aceh, Karimun Usman

Banda Aceh, Mercinews.com – Ketua PDIP Aceh, Karimun Usman, mengatakan tidak terlalu risau mengenai posisi PDIP di Aceh. Meskipun PDIP dipandang tidak ada apa-apanya tapi Aceh masih membutuhkan bantuan PDIP.

Karimun tidak asal bicara. Ia menyebut sejumlah contoh, seperti jasanya mengantar PJ Gubernur Mustafa Abu Bakar dan Sayed Fuad Zakaria dan tokoh Aceh lainnya untuk bertemu Megawati hingga dua kali di Kantor PDIP guna mendukung UUPA.

Contoh lain yang disampaikan adalah saat dirinya mengantar Zaini Abdullah dan Muzakkir Manaf tahun 2012 untuk bertemu Megawati. “Saya antar beliau bersama Tgk Malek Mahmud dan Tgk Zakaria Saman ke rumah Ibu Megawati dua kali, saksinya ada Farhan Hamid,” kata Karimun.

Baca Juga:  Langkah Johan Budi: Jubir KPK, Jubir Istana, Kini Caleg PDIP

Jasa PDIP juga disebut saat Irwandi Yusuf mencalonkan diri sebagai Gubenur Aceh 2017. “Saya bawa dia ke Kantor PDIP di Jalan Dipnegoro dan juga ke Jalan T Umar. Rumah Ibu Megawati,” kata Karimun lagi.

Karimun juga mengingatkan jasanya saat ada Pejabat Aceh OTT. “Saya dicari untuk bisa bertemu petinggi PDIP di Jkt,” kata Karimun lagi.

Terakhir, Karimun mengingatkan jasa PDIP saat Gubenur Aceh tidak mau melantik KIP Aceh. “saya Langsung membicarakan solusi dengan Mendagri,” ingatnya.

Baca Juga:  Pertemuan Puan-Prabowo akan Bahas Koalisi? PDIP: Mungkin Saja

Karimun juga mengingatkan jasanya saat Jokowi baru jadi Presiden RI. Disebutkan dialah yang menyerahkan data Waduk Keureuto Aceh Utara di kantor Presiden.

“Saksinya ada mantan wakil Wali Kota Sabang Th 2006/2012 dan saudara Azmi ketua PKPI dulu,” ingat Karimun.

Saat mau menjadi calon bupati banyak juga yang datang ke PDIP agar mareka diusung oleh PDIP. Karimun menyebut Bupati Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, dan lainnya.

Baca Juga:  Karimun: Mendagri akan Lantik Komisioner KIP Aceh Hasil Seleksi DPRA

“Termasuk juga bebera calon rektor di Aceh masih tetap mengharapkan turun tangan PDIP,” sebut Karimun membuka data dukungan PDIP.

Untuk semua dukungan itu Karimun menyimpulkan walau ada sebagian yang tidak tertarik dengan PDIP tetapi sudah banyak jasanya bagi Aceh.

“Tidak tertarik dengan PDIP adalah hak demokrasi masing-masing. Tetapi, PDIP, saya dan rekan-rekan separtai bisa diartikan pemain di bawah tanah tanpa banyak yang tahu dan tetap berbuat dan membantu Aceh, ” tutup Karimun menyebarkan uraiannya kepada awak media, Rabu (1/8/2018).[]

 

  • 146
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved