Juara Dunia Hapkido Asal Aceh Juga Alami Insiden Bendera pada Maret lalu di Singapura

Juara dunia Hapkido asal Aceh Hurairah 

Banda Aceh, Mercinews,com – Juara dunia Hapkido asal Aceh Hurairah  mengalami insiden kehilangan bendera saat menjuarai kejuaran Hapkido tingkat Asia Tenggara pada Maret 2018 lalu di Singapura.

Saat itu Hurairah menyumbangkan dua medali emas untuk Indonesia dalam kategori Nak Bop High Jump (lompat tinggi) dan Nak Bop Long Jump (lompat jauh) serta dinobatkan sebagai atlet pria terbaik.

Baca Juga:  Bupati Aceh Besar Serahkan Bonus Rp100 Juta untuk Atlet Popda

Ingin merayakan kemenangannya itu, Hurairah malah mengalami insiden yang tidak mengenakkan. Bendera yang dibawa oleh official Hapkido Indonesia mendadak tidak ditemukan.

Baca Juga:  Pertahankan Jilbab, Atlet Judo asal Aceh Didiskualifikasi dari Asian Para Games 2018

“Saat pengalungan medali sibuk cari bendera. Tim official juga sibuk, mereka bawa bendera tapi hilang,” ujarnya.

Akhirnya, hingga sesi pemotretan bendera belum juga ditemukan.

“Sedih sekali foto tanpa bendera, karena orang lain ada,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Nagan Raya Janjikan Bonus untuk Atlet Berpretasi

Nasib serupa juga dialami Lalu Muhammad Zohri, juara dunia  lari 100 meter asal Nusa Tenggara Barat. Usai finish Zohri berkeliling mencari bendera Indonesia, hingga ada seseorang yang memberikan bendera merah putih kepadanya.

  • 46
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved