Kejaksaan Sita Sejumlah Dokumen Pasca Penggeledahan Kementerian Agama Aceh

Dokumen yang disita menyangkut dengan kasus dugaan korupsi

Banda Aceh, Mercinews.com – Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Tinggi  Aceh menyita sejumlah dokumen pasca penggeledahan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh di Jalan Abu Lam U , Banda Aceh, Kamis (2 /8/ 2018)

Dokumen yang disita menyangkut dengan kasus dugaan korupsi perencanaan pembangunan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh pada tahun 2015 dengan nilai kontrak proyek mencapai Rp1,16 miliar dengan pagu anggaran sebesar Rp1,2 miliar.

Baca Juga:  Terlibat Korupsi, Ketua PDIP Lhokseumawe Ditangkap di Apartemen Kalibata Jakarta

Asisten Pidana Khusus Kejati Aceh Rahmatsyah mengatakan, penyitaan dokumen-dokumen tersebut untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk mengetahui total kerugian negara yang diakibatkan kasus tersebut.

“Penggeledahan hari ini dalam rangka mencari dokumen yang dubutuhkan auditor BPK RI yang dibutuhkan untuk melengkapi syarat audit penghitungan kerugian negara. Ini koordinasi dan supervisi dengan KPK,” ujarnya.

Pantauan mediaaceh.co, penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB dan masih berlangsung hingga pukul 13.32 WIB.
Sejumlah ruangan yang digeledah Kejati Aceh yaitu ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP), Tata Usaha, Ruang Bendahara, dan Sub Bagian Umum.

Baca Juga:  Kejari Banda Aceh Eksekusi Terpidana Korupsi Damkar senilai Rp 17,5 M

Kejati Aceh juga akan melakukan penggeledahan di dua ruangan lainnya, namun hingga saat ini pihak Kejati enggan memberikan statement terkait rencana tersebut.

“Kita lihat dulu tim masih di lapangan. Kabarnya begitu ada 6 ruangan, menurut keterangan dari saksi-saksi ada 6 ruangan yang akan digeledah,” ujar Aspidsus Kejati Aceh, Rahmatsyah.

Baca Juga:  Begal Dana Beasiswa Aceh, Nama Oknum Anggota DPRA Disebut Dalam Berita Acara

Dua orang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu, yakni Y, pejabat pembuat komitmen dan HS, Direktur Utama PT SN, rekanan pada proyek perencanaan pembangunan Kantor Wilayah Kemenag Aceh.

Diperkirakan akan muncul tersangka baru dalam kasus tersebut.

“Sabar, sabar ada (tersangka baru),” ujarnya

  • 167
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved