Kemenag Pidie Surati Madrasah Tidak Melaksanakan Imunisasi Measles Rubella

Pelaksanaan Imunisasi perdana di SDN 12 Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Rabu (1/8/2018

Sigli, Mercinews.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pidie sudah menyurati semua madrasah di sejumlah kecamatan di Pidie, untuk tidak melaksanakan imunisasi terhadap anak didik, hingga ada persetujuan atau petunjuk resmi dari Kementerian Agama RI.

Kepala Kemenag Pidie, Fadli mengatakan sudah mengintruksikan kepada madrasah untuk menghentikan semantara proses imunisasi penyakit campak Measles Rubella (MR) tersebut.

Baca Juga:  MUI: Vaksin Rubella Tak Halal

Perintah penghentian sementara itu dilakukan pasca merebak isu vaksin tersebut belum bersetifikat halal.

Makanya, sebagai lembaga vertikal, pihaknya harus menunggu petunjuk dari Kamenterian Agama RI dan diteruskan ke Kanwil Kemenag Aceh.

“Awalnya kami susah melakukan sosialisasi sebagai upaya mendukung prongram pemerintah, tapi setelah ada berita di media, kita minta dihentikan sementara,” kata Fadli, Kamis (2/8/2018).

Baca Juga:  Tak dapat Bergerak Usai Divaksin, Bocah M Helmi Dirujuk ke RSUZA Banda Aceh

Fadli menambahkan, sebagai lembaga pemerintah sudah berkewajiban menjalankan program pemerintah, sejauh program tersebut tidak menentang dengan hukum atau peraturan.

Bahkan, dalam beberapa pertemuan terkait imunisasi ini, pihaknya selalu terlibat ikut serta membahas program tersebut.

Baca Juga:  Imunisasi MR Belum Miliki Lebel Halal, MPU Sarankan Minta Pendapat Ulama

“Sejauh tidak melanggar, kita dukung,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Pidie Roni Ahmad alias Abusyik Roni meluncurkan pencanangan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) untuk fase kedua di luar pulau jawa yang dipusatkan di SDN 1 Pasi Rawa, Rabu (1/8/2018).

  • 146
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved