Hafizah 26 Juz Dari Subulussalam Butuh Bantuan

Subulussalam, Mercinews.com –Malang nian nasib Sariati. Gadis Penghafal al-Quran (hafizah) 26 juz ini, dalam usia belia, yakni 15 tahun, sudah digerogoti penyakit serius.

Sehingga warga Kampung Pulo Kedep, Sultan Daulat Kota Subulussalam itu, harus terbujur di pembaringan sembari menahan rasa sakit yang luar biasa.

Jaminuddin seorang warga kepada AceHTrend, Kamis (2/8/2018) melaporkan, berdasarkan hasil diagnosa dokter, Sariati putri pasangan Rusli Sambo dan  Siti Asni, positif mengidap penyakit tumor ganas.

Dan tumor tersebut terus meruyak dalam tubuhnya sehingga membuat fisik gadis tinggi semampai itu mengurus dan melemah.

Untuk mengobati penyakit Sariati, sekarang ia telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Baca Juga:  Hafidz dan Hafidzah Gema Ramadhan Diwisuda

Dalam proses pengobatannya, Sariati jelas Jaminuddin, didampingi Pengurus Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Subulussalam yang selama ini sangat getol membantu Sariati.

Jaminuddin menerangkan, kendati Sariati berobat di RSU Zainoel Abidin telah didampingi YARA, hati orang tuanya tetap  gusar dan susah. Karena selama ini biaya proses pengobatan anaknya masih kurang.

“Jangankan biaya penebus obat dan biaya proses pengobatan lainnya, untuk biaya hidup dan makan sehari-hari mereka saja susah. Apalah daya, orangtua Sariati hanya seorang petani miskin. Penghasilan yang mereka dapatkan selalu tak mencukupi,” ucap Jaminuddin.

Baca Juga:  Hafidz dan Hafidzah Gema Ramadhan Diwisuda

Demi kesembuhan Sariati sang gadis penghafal al-Quran 26 juz itu, mereka membutuhkan uluran tangan para dermawan guna membiayai proses pengebotan anaknya.

Sementara itu, Siti Asni orantua Sariati menjelaskan, walaupun anaknya terbujur di tempat tidur berhari-hari, ia tak putus-putus terus menyempurnakan dan menyelesaikan hafalannya.

“Di tengah-tengah rintihan rasa sakit, yang terucap dari mulut Sariati adalah lafaz-lafaz al-Qur’an. Bibirnya selalu basah dan bergetar menghafal ayat-ayat Allah itu. Kitabullah tak pernah lepas dari genggaman. Bahkan, sampai tidur pun selalu dipegangnya,” tutur Siti Asni.

Baca Juga:  Hafidz dan Hafidzah Gema Ramadhan Diwisuda

Dalam menghafal al-Quran, tutur Siti Asni, anaknya termasuk sosok yang gigih dan tekun. Setiap waktu, ia tak lepas dari hafalannya. Ia telah menggantungkan cita-cita menjadi seorang hafizah.

Jaminuddin yang juga Ketua MPD Subulussalam menyebutkan, jika Sariati sudah sembuh pihaknya akan mendorong dan membantu Sariati agar kembali melanjutkan sekolahnya serta menghafal al-Qur’an sampai 30 Juz.

“Jika sudah selesai dan tamat SMA, Insya Allah kami berupaya mencarikan perguruan tinggi untuk bisa memberikan beasiswa kepada Sariati. Sehingga kelak ia menjadi sarjana yang hafal al-Quran,” pungkas Jaminuddin. []

  • 164
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved