Bom Bunuh Diri Meledak di Dekat Masjid Afghanistan

Kabul, Mercinews.com – Serangan bom bunuh diri terjadi di dalam masjid Syiah di Afghanistan timur hari ini. Serangan menargetkan para jemaah yang tengah menunaikan salat Jumat.

Ledakan bunuh diri terjadi di dalam masjid Syiah di kota Gardez, provinsi Paktia. Ada korban dari ledakan itu, namun kami belum tahu jumlahnya saat ini,” ujar Jenderal Raz Mohammad Mandozai, kepala kepolisian provinsi Paktia seperti dikutip kantor berita AFP, Jumat (3/8/2018).

Baca juga:  Serangan Terkoordinasi Hantam Ibu Kota Afghanistan

Wilayat Khan Ahmadzai, kepala departemen kesehatan publik Gardez mengonfirmasi serangan tersebut. Dia mengkhawatirkan banyaknya korban dalam serangan itu.

“Kami telah menerima 60 jemaah yang terluka dan empat korban jiwa di rumah sakit sipil di Gardez,” tutur Ahmadzai.

Baca juga:  Bom Bunuh Diri Guncang Kantor Dewan Ulama Afghanistan

Serangan bom ini terjadi seiring wilayah-wilayah perkotaan di Afghanistan dilanda serangan-serangan militan yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Meningkatnya serangan-serangan tersebut terjadi seiring pasukan Amerika Serikat dan Afghanistan menggencarkan serangan-serangan udara dan darat terhadap kelompok radikal ISIS, dan kelompok Taliban meningkatkan perang mereka dengan ISIS.

Baca juga:  Bantu Damaikan Afghanistan, Indonesia Merasa Terhormat

ISIS telah melancarkan berbagai serangan di kota Jalalabad, Afghanistan timur dan Kabul, ibu kota Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir. Bulan lalu, seorang pengebom bunuh diri ISIS meledakkan dirinya di dekat bandara internasional Kabul dan menewaskan 23 orang. (detikcom)

  • 26
    Shares

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved