Dengar Ada Tsunami, Warga Mataram Panik Mengungsi

Foto ilustrasi: Salah satu sudut Sembalun, Lombok Timur, gelap usai gempa pada 29 Juli 2018 lalu. (Kanavino/detikcom)

Mataram, Mercinews.com  – Gempa NTB sangat terasa di Mataran. Akibatnya, warga panik dan mengungsi.

Seperti terlihat di Cakranegara Barat, Mataram pada Minggu (5/8/2018). Warga keluar rumah dengan jalan kaki atau naik sepeda motor.

Baca Juga:  MER-C Cabang Yogyakarta Kirim Ambulans Bantu Operasi Korban Gempa Lombok

Mereka membawa orang tuanya mengungsi. Namun mereka tidak tahu mau mengungsi ke mana. Warga mengungsi karena mendengar akan ada tsunami. Yaitu air lain di Pantai Ampenan naik. Pantai ke lokasi sekitar 7 km.

Baca Juga:  Gempa 5.1 SR di Halmahera Barat, Tak Berpotensi Tsunami

“Ke tempat yang lebih tinggi,” kata Irun.

Warga memenuhi jalanan. Seperti di Jalan Beo, Mataram. Mereka hanya membawa badan, harta benda ditinggalakn di rumah. Tampak pula ada yang hanya membawa tikar.

Baca Juga:  Ini Penampakan Motor Tertimpa Runtuhan Tembok Mal Galeria Bali

Kondisi masiih mati lampu. Mereka hilir mudik panik.

(detikcom)

Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved