Bawa 2 Kilo Sabu, Oknum Aipda ID Diciduk di Aceh Timur

Aceh Timur, Mercinews.com – Seorang oknum anggota polisi berpangkat Aipda diciduk tim gabungan Polres Aceh Timur. Petugas berhasil mengamankan 2 kilogram sabu dari  oknum polisi berinisial ID itu.

Pelaku sendiri diketahui bertugas di jajaran Polres Aceh Timur. Dia dicokok oleh petugas di Peureulak Timur, kemarin.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro membenarkan penangkapan itu. “Ia, ada satu oknum Polisi yang ditangkap karena membawa sabu,” katanya pada Beritakini Senin (6/8/2018.)

Baca Juga:  Sembunyikan 100 Gram Sabu di Dalam Anus, Warga Jakarta Timur, ditangkap Petugas Bandara SIM

Kata Wahyu, ID ditangkap di ruas jalan Banda Aceh-Medan setelah sebelumnya polisi mendapat laporan dari masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi narkoba jenis sabu dalam jumlah besar.

Sebelum ID ditangkap, petugas lebih dulu mengamankan tersangka berinisial BH, warga Kecamatan Peureulak Kota. Merujuk keterangan BH, polisi mengarahkan penangkapan ke ID.

“Ada informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang membawa sabu. Dari tersangka didapati 2 kilogram,” sebut Kapolres.

Baca Juga:  Polres Langsa Tangkap Pengedar Narkoba, 37 Kg Ganja Diamankan

Saat ini, oknum polisi dan satu tersangka lainnya beserta barang bukti 2 kilogram sabu diamankan di Mapolres Aceh Timur.

“Tersangka dan barang bukti diamankan guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolres Wahyu.

Di Aceh, keterlibatan oknum anggota dalam pusaran peredaran narkoba bukan pertama terjadi.

Baru-baru ini, polisi juga menangkap dua personil Satresnarkoba Polres Langsa yang bertugas di BNN Langsa.

Dua pria itu masing-masing, A dan Y. Keduanya ditangkap juga berdasarkan pengungkapan kasus narkoba sebelumnya.

Baca Juga:  Pria Aceh Utara ini Ditangkap Saat Akan Transaksi Sabu 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sendiri telah mengatakan, pihaknya tak main-main dengan narkoba. Bahkan dia menegaskan, polisi yang terlibat narkoba, baik sebagai pengedar maupun bandar, perlu ditembak mati.

“Polisi yang terlibat narkoba, apalagi menjadi bandar, tembak mati saja,” kata Tito didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto usai memberikan pengarahan kepada 2.900 personel gabungan di Pekanbaru, Riau, Jumat (20/4/2018).

  • 395
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved