Empat Pelaku Judi Online di Meulaboh Ditangkap Polisi

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Boby Aria Prakasa didampingi Kasatreskrim Iptu Muhammad Isral memperlihatkan barang bukti dan tersangka judi online. Foto: Darmansyah Muda

Aceh Barat, Mercinews.com  – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat meringkus empat terduga pelaku judi online (daring) di warung internet (warnet) Galaxy yang berada di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat.

Empat pelaku tersebut berinisial MZ (34), warga Desa Kampung Belakang, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, T.AH (24), warga Teunom, Aceh Jaya, RA (20) dan MA (24), keduanya merupakan warga Desa Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh.

Baca Juga:  Ketahuan tak Puasa, 10 Warga Pidie Terancam Hukuman Cambuk

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Boby Aria Prakasa mengatakan keempat tersangka diamanka Senin (6/8), malam sekitar pukul 21.30 WIB saat sedang melakukan transaksi di warnet tersebut.

“Pelaku kami tangkap setelah adanya laporan dari masyarakat,” kata Bobby, didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Inspektur Polisi Satu Muhammad Isral Rabu, (8/8).

Bobby menjelaskan jenis judi yang dilakukan keempat tersangka yakni judi bola, dan poker lewat empat situs judi yang ada yakni www.asiataipan.com, www.okto88menang.com, www.pklourge.info, dan www.oktomenang.com.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Penyedia Judi Bola di Warung Kopi Gampong Meunasah Blang

Modus yang dilakukan para tersangka, setelah melakukan transaksi secara daring para pelaku melakukan pengisian saldo lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sesuai dengan jumlah taruhan yang akan dipangkan.

Selain mengamankan empat pelaku, pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti berupa struk usai transaksi, ATM serta empat unit layar komputer lengkap dengan CPU.

“Kami akan terus melakukan pemantauan serta meminta kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada yang terindikasi melakukan judi online di warnet. Kepada masyarakat juga kita himbau jangan coba-coba baik melakukan judi online maupun tradisional,” ujar Kapolres.

Baca Juga:  3 Tersangka Judi di Pasar ikan Kawasan Pusong Dibekuk, Puluhan Kabur

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Undang-Undang Informasi Dan Elektronik Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dengan ancaman 6 tahun penjara atau denda 1 miliar rupiah, sesuai dengan pasal 27 ayat 2 jouncto pasal 45 ayat 2,

Ajnn

  • 83
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved