Bus di Yaman Diserang, Puluhan Anak-anak Tewas dan Luka-luka

ilustrasi (Foto: REUTERS/Ammar Awad)

Sanaa, Mercinews.com – Puluhan anak-anak tewas dan luka-luka dalam serangan terhadap sebuah bus di wilayah Yaman utara yang dikuasai pemberontak Houthi.

Demikian dilaporkan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) hari ini, tanpa menyebutkan secara rinci mengenai jumlah korban tewas maupun luka-luka.

“Menyusul serangan pagi tadi terhadap sebuah bus yang mengangkut anak-anak di Pasar Dahyan, Saada utara, rumah sakit yang didukung ICRC Yaman telah menerima puluhan orang tewas dan luka-luka,” demikian disampaikan ICRC via Twitter seperti dilansir media Al-Jazeera, Kamis (9/8/2018).

Baca Juga:  Bom yang Tewaskan 40 Anak di Yaman Ternyata Disuplai AS

“Sesuai hukum kemanusiaan internasional, warga sipil harus dilindungi selama konflik,” imbuh ICRC.

“Puluhan tewas, lebih banyak lagi yang terluka, sebagian besar berusia di bawah 10 tahun,” demikian disampaikan Johannes Bruwer, kepala delegasi ICRC di Yaman dalam postingan di Twitter.

Baca Juga:  Fenomena Langka, Jutaan Jangkrik dan Belalang 'Menginvasi' Makkah

Menurut para tetua suku di Yaman, setidaknya 20 orang termasuk anak-anak tewas dalam serangan itu.

Al Masirah, jaringan TV pro-Houthi melaporkan bahwa bus yang mengangkut anak-anak itu telah terkena serangan udara yang dilancarkan koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi. Menurut Al Masirah, setidaknya 39 orang tewas dan 51 orang lainnya luka-luka dalam serangan di kota Dahyan tersebut.

Baca Juga:  Macron: Saudi Pernah Tahan PM Lebanon Beberapa Minggu

Belum ada komentar dari koalisi Saudi mengenai serangan tersebut. Koalisi Saudi mulai melakukan intervensi militer di Yaman sejak tahun 2015 untuk memerangi pemberontak Houthi. Konflik Yaman sejauh ini telah menewaskan hampir 10 ribu orang. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan menyebut konflik Yaman sebagai krisis kemanusiaan paling parah di dunia. (detikcom)

  • 26
    Shares

Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved