Relasi dengan Irwandi Yusuf, Steffy Burase: Dikenalkan Kalangan GAM



Fenny Steffy Burase, Fahri Timur

Banda Aceh, Mercinews.com – Fenny Steffy Burase mengatakan sebelum mengenal Irwandi, terlebih dahulu mengenal kalangan mantan GAM khususnya yang berdomisili di Helsinki, Finlandia. Dari kalangan GAM itulah, Steffy kemudian diperkenalkan dengan Irwandi Yusuf.

“Saya tidak usah sebut namanya, tetapi itu petinggi-petinggi GAM yang ternyata mereka semuanya adalah teman-teman pak Irwandi Yusuf,” kata Steffy dalam jumpa pers di salah satu cafe di Banda Aceh, Sabtu (11/8/2018).

Dia mengatakan pertemuan dengan para petinggi GAM di rumah Duta Besar Finlandia, Helsinki tersebut, terjadi pada April 2017.

Selama tiga minggu berada di sana, perempuan berdarah Manado ini mengaku kerap mendengar pembicaraan-pembicaraan seputar perdamaian Aceh masa itu.

“Di situlah saya mulai mengenal Aceh. Dan tahu sejarah Aceh itu seperti ini, karena sekali lagi, maaf, saya orang luar berita-berita yang saya dengar itu konflik dan segala macam,” kata Steffy.

Baca Juga:  Usai Geledah Kantor Dispora, KPK Ikut Membawa Kadispora Aceh Darmansah

Dia kemudian diajak oleh beberapa petinggi GAM tersebut untuk datang ke Aceh dan mempromosikan daerah tersebut.

“Saya memang, karena kami tinggal bareng di sana selama hampir tiga minggu, secara langsung saya punya keterikatan batin dengan mereka,” kata Steffy lagi.

Sementara terkait perkenalan resmi antara Steffy dengan Irwandi terjadi pada saat Festival Indonesia-Rusia di Moskow pada Agustus 2017.

Dalam pertemuan tersebut, Steffy memaparkan ketertarikannya untuk mempromosikan Aceh. Namun, dia mengaku kepada Irwandi Yusuf belum pernah datang langsung ke Aceh.

“Harus teman-teman tahu bahwa saya benar-benar didatangi ke sini (Aceh) untuk membantu mempromosikan Aceh, dan itu bertahap dan tidak serta merta begitu saja. Sampai akhirnya terciptalah Aceh Marathon. Dan Aceh Marathon itu adalah project pertama yang disupport langsung oleh Pemerintah Aceh,” ungkap Steffy.

Baca Juga:  Sudah Tujuh Jam Lebih, Steffy Burase Masih Diperiksa KPK

Kepada awak media, Fenny Steffy Burase juga mengaku sebagai konseptor kegiatan Aceh Maraton 2018.

“Saya yang membuat ide karena saya memang ada perjanjian dengan Irwandi Yusuf bagaimana caranya membranding Aceh sesuai dengan potensi lokal,” kata Steffy.

Setelah bertandang ke Aceh, khususnya ke Sabang, Steffy kemudian langsung mendapat ide untuk membuat kegiatan sport tourism. Ini pula yang membuat Steffy mengklaim dirinya sebagai konseptor Aceh Marathon 2018.

“Konseptor ya, bukan EO, konsultan event tepatnya,” kata Steffy.

Dia mengatakan setelah melakukan survei tempat beberapa kali dan berbicara langsung dengan Irwandi Yusuf dan Wali Kota Sabang, akhirnya mereka sepakat untuk menyiapkan bahan persentasi kegiatan. Steffy juga mengaku sempat membuat proposal pengajuan dan diajukan pada akhir Agustus 2017.

Baca Juga:  Tangkap Irwandi Yusuf, KPK Amankan Duit Ratusan Juta

“Baru running, benar-benar running proses mulai promosi segala macam itu di Desember 2017,” ungkap Steffy.

Namun, dalam perjalanannya, Steffy yang mengaku belum berpengalaman langsung mengurus segala hal terkait sebuah event, akhirnya sempat kewalahan. Terutama untuk mempromosikan event internasional tersebut setahun sebelum kegiatan berjalan.

“Ternyata tidak segampang itu bekerjasama dengan pemerintah, karena terkait prosedur pembayaran yang di muka. Karena di pemerintah kan sistemnya rembes, sementara yang seperti itu kita harus nalangin jauh-jauh hari,” kata Steffy.

Steffy mengaku sebagai orang yang dipercayakan dalam pelaksanaan event Aceh Marathon 2018 ini sudah bekerja maksimal dan profesional bersama timnya dari Jakarta. Hingga akhirnya, kegiatan tersebut menjadi macet setelah peristiwa penangkapan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf oleh KPK pada 3 Juli 2018.

  • 274
    Shares
Berikan Komentar