Kadispora: Panitia tak Bisa Selenggarakan Aceh Marathon Tanpa Baju dan Medali



Banda Aceh, Mercinews.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Darmansyah, mengatakan hingga saat ini panitia masih menunggu persiapan medali dan jersey dari BPKS Sabang.

Menurutnya tanpa ada medali dan jersey, event internasional tersebut tidak bisa dilaksanakan.

“Jadi sangat tergantung dari BPKS Sabang kapan mereka tender. Kalau mereka lakukan tendernya misalnya hari ini, tiga bulan ke depan selesai, berarti di akhir tahun bisa kita buat. Atau mereka tidak menenderkan lagi, maka kita menunggu keputusan pimpinan,” kata Darmansyah.

Darmansyah membenarkan sumber anggaran Aceh Marathon 2018 berasal dari Dispora Aceh sebesar Rp 3 miliar untuk hadiah, kemudian ada biaya-biaya perjalanan untuk promosi, “kemudian ada biaya sewa-sewa yang tidak satu pun ditender.”

Baca Juga:  Fenny Steffy Burase Jelaskan soal Aceh Marathon 2018: Biayanya Rp 13 M

Dia mengatakan untuk pengadaan baju, medali dan promosi di televisi untuk Aceh Marathon berada di bawah anggaran BPKS Sabang bersumber dari APBN.

“Makanya saya tidak bisa sebagai ketua panitia itu memaksakan Sabang harus tender. Itu terserah mereka, mereka mau tender silakan, tidak tender silakan, tetapi saya selaku ketua panitia tidak bisa memaksakan event itu tanpa adanya medali dan baju,” kata Darmansyah.

Sementara untuk para peserta yang merasa dirugikan atas penundaan pelaksanaan event tersebut, Darmansyah menganjurkan agar mereka membuat surat resmi yang dilayangkan kepada Dispora Aceh.

Darmansyah mengatakan setiap peserta yang mengajukan komplain atau ganti rugi juga diminta untuk menunjukkan bukti dan tempat pendaftaran.

Baca Juga:  Anggaran Aceh Marathon Capai Rp 13 Miliar

“Tentunya ini nanti menjadi bagian yang dibicarakan bersama atasan kita. Apa sikap yang kita ambil terhadap kolega-kolega kita, pelari-pelari internasional, yang mereka kecewa karena ini belum dilaksanakan. Namun, hari ini kita belum mengatakan itu (Aceh Marathon) tidak jadi, karena ini masih ditunda,” kata Darmansyah.

Dia mengaku ada beberapa peserta yang mempertanyakan nasib Aceh Marathon ke pihaknya. Namun, sejauh ini Dispora selaku panitia kegiatan masih menyebutkan event ini ditunda sementara waktu.

“Kalau ditunda sampai kapan, tentunya menunggu adanya baju dan medali dari BPKS Sabang,” kata Darmansyah.

Ada Permintaan Pengembalian Uang Tiket dan Hotel

Hingga saat ini, Darmansyah mengakui sudah ada peserta dari Jakarta yang meminta pengembalian uang tiket dan hotel.

Baca Juga:  Penyidik KPK Dalami Aliran Dana Aceh Marathon

Permintaan ini dilakukan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Pemerintah Aceh melalui Dispora Aceh.

Jumlah refund yang diminta tersebut menurut Darmansyah berkisar Rp 10 juta.

Namun, pihaknya mengaku tidak memiliki anggaran untuk pengembalian uang peserta tersebut.

“Duit kita itu nggak ada, dimana kita mengembalikan. Kita kan nggak menganggarkan bayar duit orang. Itu nggak ada di RKA,” kata Darmansyah.

Meskipun demikian pihaknya tetap merespon permintaan pengembalian uang peserta tersebut. Apalagi permasalahan ini menyangkut imej daerah yang harus dijaga.

“Ini imej Aceh terhadap Aceh Teuga dan promosi. Jadi sebenarnya kalau kita mau jujur, Aceh Marathon-Aceh Marathon, urusan lain yang ada di sana-di sana. Lain kamar,” katanya.

  • 92
    Shares
Berikan Komentar