Tak dapat Bergerak Usai Divaksin, Bocah M Helmi Dirujuk ke RSUZA Banda Aceh



T Muhammad Helmi (7,8) bocah SDN 1 Pasi Rawa, Kota Sigli

Sigli, Mercinews.com – T Muhammad Helmi (7,8) bocah SDN 1 Pasi Rawa, Kota Sigli, Pidie akhirnya dilarikan ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh, Sabtu (11/8/2018) siang.

Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Ditiro Sigli, Pidie, dr Dwi Wijaya membenarkan proses rujuk yang bersangkutan ke Rumah Sakit Zainal Abidin.

Dwi menambahkan, semua proses pemindahan pasien atas nama T M Helmi merupakan hasil permintaan dari pihak keluarga.

Baca Juga:  Fatwa Dilecehkan, Ketua MPU Lhokseumawe Adu Mulut dengan Pegawai Dinkes Aceh

“Ya, tadi siang atas permintaan keluarga sudah dirujuk ke Banda Aceh,” tulis Dwi dalam pesan WhatsApp yang diterima Beritakini

Dwi juga memastikan, pasien dipindahkan ke rumah sakit regional bukan atas dasar emergency karena kondisinya masih stabil.

“Saat dirujuk, tanda-tanda vital di pasien baik atau stabil,” sambung Dwi.

Baca Juga:  Kemenag Pidie Surati Madrasah Tidak Melaksanakan Imunisasi Measles Rubella

Sebelumnya, T Muhammad Helmi Sultansyah (7) harus terbaring lemah di ruang rawat inap anak, Rumah Sakit Umum Tgk Chik Di Tiro Sigli, Pidie.

Murid kelas dua SDN 1 Pasi Rawa, Kota Sigli tersebut harus menjalani perawatan di rumah sakit plat merah itu sejak Senin (6/8/2018), karena tidak bisa menggerakkan kedua kakinya.

Dewi Rani (32), ibu kandung M Helmi, mengatakan anak sulungnya tersebut menderita usai disuntik vaksin measless rubella (MR) di sekolah SDN 1 Pasi Rawa, dilaksanakan launching vaksin Imunisasi Measles Rubella (MR) kepada anak-anak.

Baca Juga:  Komsi D DPRK Minta Vaksinasi Rubella di Abdya Dihentikan Sementara

Sebelum ke sekolah, Dewi sudah mewanti-wanti agar anaknya menolak untuk disuntik. Namun, tiba-tiba anaknya tetap disuntik dan itu dilakukan tanpa diketahui Dewi serta suaminya.[]

Beritakini.co

 

  • 739
    Shares
Berikan Komentar