AJI Lhokseumawe Polisikan Akun Facebook Imran Pase Pase 

Sekretaris Aliansi Jurnalistik Independen Lhokseumawe Albara Maulana yang didampingi anggota AJI Lhokseumawe lainnya saat membuat laporan resmi di SPKT Polres Lhokseumawe, Selasa (14/8). Foto: Safrizal

Aceh Utara, Mercinews.com – Organisasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe mengambil jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baik AJI yang diposting melalui media sosial Facebook atas nama Imran Pase Pase ke Mapolres Lhokseumawe, Selasa (14/8) sore.

Dalam bunyi postingan akun FB yang diunggah pada Senin (13/8), atas nama Imran Pase Pase, memposting kata-kata yang tidak senonoh dan ujaran makian terhadap organisasi AJI. Akibat postingan tersebut AJI merasa dicibir, dengan hinaan dan pencemaran nama baik organisasi.

Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen Lhokseumawe Albara Maulana didampingi Ketua Bidang Advokasi AJI Khaidir mengatakan, kedatangan pihaknya ke Mapolres untuk membuat laporan terhadap sebuah akun FB atas nama Imran Pase Pase dengan dugaan melakukan penyemaran nama baik organisasi AJI.

Baca Juga:  Kadernya Dituding Sebar Hoax, Ketua IMM Minta Maaf ke Mentan

“Benar, kami sudah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian atas kasus pencemaran nama baik dan hinaan yang di posting oleh sebuah akun FB atas nama Imran Pase Pase, dengan membawa bukti postingan dari akun pelapor dengan ujaran kata-kata tidak beretika dan senonoh kepada organisasi AJI,” kata Khaidir yang didampingi anggota AJI Lhokseumawe lainnya.

Khaidir menyebutkan, laporan polisi bernomor 404/VIII/2018/ Aceh/Res Lhokseumawe, dilaporkan langsung atas nama organisasi Aliansi Jurnalis Independen Lhokseumawe.

“Kami sangat menjunjung tinggi kebebasan berekspresi, termasuk kritikan membangun di media sosial. Tapi kali ini yang kami lihat bukan kritikan, tapi makian yang dibumbui perkataan kotor dan tanpa alasan yang dialamatkan untuk organisasi AJI. Karena inilah kawan-kawan sepakat untuk melaporkan dirinya,” tegasnya.

Baca Juga:  Polri: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Kami Tunggu Buktinya

Apabila pemilik akun Imran Pase Pase ingin menyerang dengan kata-kata tidak beretika dan tidak senonoh terhadap salah seorang anggota AJI, harus dilakukan secara individu, dan tidak menyerang organisasinya.

“Bila organisasi yang diserang dengan kata-kata kotor, makian dan tuduhan yang tidak beralasan. Tentunya kami anggota yang bernaung dibawah AJI tidak terima,” ucapnya.

Sebelum langkah hukum ini dilakukan, kata Khaidir, atas nama AJI Lhokseumawe sudah berupaya untuk melakukan pendekatan secara persuasif dengan pemilik akun FB bersangkutan.

Baca Juga:  Pada 2 Juli, Polda Aceh Sudah Periksa Irwandi Terkait Laporan Abdullah Saleh

“Kami telah meminta agar pemilik akun FB Imran Pase Pase untuk menghapus postingan tersebut dan meminta maaf, namun itu diabaikan dan tidak digubris,” ungkap Khadir.

Untuk itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib dan berharap agar pihak kepolisian dapat segera bertindak tegas terhadap pelaku dengan menjalankan proses hukum sesuai dengan UU ITE dan Pasal 310 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana pencemaran nama baik.

“Kami atas nama AJI berharap atas laporan ini dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, dan bertindak tegas terhadap pelaku pencemaran nama baik organisasi yang di naungi oleh wartawan,” ujarnya.[]

  • 405
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved