Peringatan 13 Tahun Perdamaian Aceh Tak Lagi Meriah Sepi Pengunjung

Peringatan Perdamaian Aceh ke 13

Banda Aceh, Mercinews.com – Peringatan 13 tahun perjanjian damai antara RI dan GAM berlangsung sederhana dan sepi pengunjung.

Acara yang digelar di pelataran Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu 15 Agustus 2018 itu hanya dihadiri oleh sekira seratusan  orang dari 2000 orang yang diundang.

Acara itu berlangsung tanpa panggung  yang megah dan hanya diisi dengan orasi yang disam paikan oleh mantan juru runding GAM Bakhtiar Abdullah, orasi Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, orasi dari Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof Yusni Sabi, pemutaran video dokumenter, santunan anak yatim dan penampilan grup rapai.

Baca Juga:  Peringatan 13 Tahun Damai Aceh, Abu Doto Tak Diundang

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah beralasan, sejumlah agenda yang sedang berlangsung di Aceh mengakibatkan para pejabat yang diundang tidak bisa hadir dalam acara peringatan damai.

Baca Juga:  Panggung Peringatan 13 Tahun Damai Aceh Roboh Diterpa Angin di Halaman Masjid Raya

“Yang pasti acara PKA masih banyak yang berlangsung di berbagai venue, yang kedua pembahasan KUA PPAS  di DPRA sedang berjalan, jadi SKPA sebagian ke DPRA sebagian ke tempat venue-venue, kemudian ada persiapan penjemputan Menteri Agraria untuk penutupan PKA,” ujarnya.

Baca Juga:  Sudah 13 Tahun Damai Aceh, Pangdam Imbau Warga Tak Lagi Simpan Senjata

Nova berjanji pada peringatan ke-15 tahun MoU Helsinki pada tahun 2020  acara peringatan MoU Helsinki akan dibuat secara besar-besaran.

“Saya berharap peringatan ke 15 nanti kita buat bukan hanya besar-besaran tapi yang penuh makna karena persis 15 tahun dan perdamaiannya 2005,” katanya.

  • 61
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved