Mercinews


Taliban Serang Pos Militer Afghanistan, Puluhan Tewas

taliban serang pos militer afghanistan puluhan tewas 0dS - Taliban Serang Pos Militer Afghanistan, Puluhan Tewas
Serangan Taliban terhadap satu pos terdepan militer di provinsi Baghlan menewaskan setidaknya 44 polisi dan tentara Afghanistan yang ditempatkan di wilayah itu. Foto/Reuters

Kabul,– Serangan Taliban terhadap satu pos terdepan militer di provinsi Baghlan, Afghanistan utara, menewaskan setidaknya 44 orang polisi dan juga tentara Afghanistan yang ditempatkan di wilayah itu.

Serangan itu terjadi ketika pusat kota Ghazni berjuang untuk memulihkan diri dari lima hari pertempuran sengit, menggarisbawahi betapa keras para pemberontak telah menekan pasukan keamanan lokal.

Pejabat setempat, seperti dilansir Reuters pada Rabu (15/8), mengatakan sembilan polisi dan 35 tentara tewas dalam serangan terbaru dari serangkaian serangan yang telah dilancarkan Taliban di wilayah Baghlan.

Baca juga:  Bom Bunuh Diri Meledak di Dekat Masjid Afghanistan

Seorang juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, mengatakan mereka menargetkan pangkalan militer dan dua pos pemeriksaan di Baghlan, menewaskan 70 pasukan keamanan Afghanistan, dan menyita kendaraan lapis baja dan amunisi.

Sementara itu, misi bantuan PBB di Afghanistan menyerukan agar pertempuran dihentikan, mengatakan hingga 150 warga sipil diperkirakan tewas di Ghazni dan puluhan lainnya menderita luka-luka.

“Penderitaan ekstrem yang disebabkan oleh pertempuran di Ghazni menyoroti kebutuhan mendesak akan perang di Afghanistan untuk berakhir,” kata pejabat tinggi PBB di Afghanistan, Tadamichi Yamamoto, dalam sebuah pernyataan.

Baca juga:  Bantu Damaikan Afghanistan, Indonesia Merasa Terhormat

Serangan Ghazni, salah satu serangan Taliban yang paling dahsyat yang dilakukan kelompok itu, telah meninggalkan pertanyaan atas harapan untuk pembicaraan damai yang dibangkitkan oleh gencatan senjata yang belum pernah terjadi saat perayaan Idul Fitri  dan pertemuan bulan lalu antara para pejabat Taliban dan seorang diplomat senior Amerika Serikat.

SINDOnws

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.