Peringatan 13 Tahun Damai Aceh, Abu Doto Tak Diundang

Banda Aceh, Mercinews.com – Senin, 15 Agustus 2005, nota kesepahaman (MoU) damai antara Pemerintah Indonesia dan GAM ditandatangani di Gedung Smolna Government Banquet Hall yang terletak di distrik Kaartinkaupunki, Helsinki, Finlandia. Penandatanganan naskah dilakukan dalam sebuah ruangan yang dinamakan Yellow Salon.

15 Agustus itu merupakan tanggal yang sangat bersejarah bagi rakyat Aceh. Dimana GAM dengan Pemerintah Indonesia mencapai sebuah kesepatakan setelah perundingan yang cukup panjang. Karena itu perdamaian ini sesuatu hal yang begitu berharga dan wajib dipegang teguh oleh kedua belah pihak.

Hampir setiap tahun, Pemerintah Aceh selalu membuat kegiatan dalam rangka memperingati hari perdamaian itu. Masyarakat Aceh dan para pihak yang terlibat dalam perdamaian selalu diajak untuk memperingati hari perdamaian tersebut.

Namun sangat jauh berbeda pada peringatan Mou Helsinky ke 13, yang digelar di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Rabu (15/8). Banyak mantan kombatan yang tidak diundang oleh panitia dalam acara tersebut, salah satunya adalah mantan Menteri Luar Negeri GAM Zaini Abdullah.

Baca Juga:  Ini Pesan Mualem di 13 Tahun Perdamaian Aceh

Padahal, Abu Doto-sapaan Zaini Abdullah–juga merupakan Gubernur Aceh periode 2012-2017. Ia ketika dihubungi ajnn membenarkan hal tersebut. Ia mengaku tak mendapatkan undangan untuk acara peringatan 13 tahun MoU Helsinky.

“Saya tidak dapat undangan pada peringatan 13 tahun MoU Helsinky kemarin,” kata Abu Doto kepada ajnn Kamis (16/8).

Selain itu, Abu Doto juga mempertanyakan ketidakhadiran Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar. Pasalnya Malik Mahmud merupakan pelaku sejarah dan mempunyai jabatan penting di Aceh.

“Kalau saya memang tidak diundang, Malik Mahmud apa juga tidak diundang, atau memang berhalangan hadir,” ujar Abu Doto.

Sebelumnya, mantan Juru Bicara GAM di Swedia, Bakhtiar Abdullah yang hadir pada peringatan MoU Helsinky ke 13 mengatakan sejak penandatangan MoU sampai detik ini GAM tetap komit kepada perdamaian. Hal ini harus menjadi pedoman kepada semua. Tidak perlu lagi curiga kepada anggota atau pimpinan GAM, karena itu akan menjadi lobang untuk merusak kepercayaan yang telah terbina.

Baca Juga:  Hari ini 13 Tahun Perdamaian Aceh Ini Pesan Bachtiar Abdullah

Meskipun tidak ada lagi media dialog antara GAM dan pemerintah, seperti di AMM atau FKK atau di desk Aceh seperti dahulu, namun perdamaian masih terjaga.

Kedepan dia berharap perlu dimulai kembali sebuah forum bersama untuk komunikasi para pihak, sehingga perdamaian bisa dimonitor dengan baik perkembangannya dengan melibatkan kampus-kampus di Aceh, karena selama ini perdamaian Aceh menjadi pelajaran nyata bagi dunia. Ratusan mahasiswa dan akademisi luar negeri datang kesini untuk belajar tentang Aceh dan konfliknya.

“Kepada para pihak, kami serukan untuk segera menyelesaikan tanggungjawab yang disepakati di dalam MoU. Adanya aturan yang belum diselesaikan, korban konflik yang masih belum mendapatkan hak mereka, KKR dan pengadilan HAM yang belum terbentuk sampai saat ini,” kata Bakhtiar Abdullah.

Baca Juga:  Ketua FPI Ajak Rakyat Aceh Kembali Angkat Senjata, Jika Pemerintah RI tak Realisasikan Hal Ini

Bakhtiar berharap Pemerintah Aceh agar mengambil tanggungjawab yang besar untuk memelihara damai. Harus melibatkan ulama dalam pembangunan dan meminta nasehat-nasehat untuk mengobati penyakit masyarakat.

Tahun ini adalah tahun politik, semua harus menjaga, jangan sampai kepentingan politik sesaat bisa merusak perdamaian.

Persaingan antar calon legislatif di Aceh harus berdasarkan kaidah akhlak, tidak mengadu domba dan harus fair.

Bakhtiar menegaskan komit untuk mendukung pemerintah yang sah, dan mendukung nantinya siapapun presiden yang terpilih. Perbedaan pilihan dalam Pemilu dan Pilpres jangan sampai merusak persatuan rakyat Aceh.

“Perdamaian Aceh adalah karunia yang tak terhingga setelah kita dihimpit oleh konflik yang berkepanjangan dan musibah tsunami. Karena dicapai dengan susah payah, kita harus mengisinya dengan kerja-kerja berat untuk kepentingan masyarakat luas,” katanya.
Ajnn

  • 91
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved