China: Tekanan Tak Akan Bantu Selesaikan Maslah Rohingya

China mengatakan bahwa memberikan tekanan tidak membantu dalam menyelesaikan masalah Muslim Rohingya di Myanmar. Foto/Reuters

Beijing, Mercinews.com  – China mengatakan bahwa memberikan tekanan tidak membantu dalam menyelesaikan masalah Muslim Rohingya di Myanmar. Pernyataan itu datang setelah Tim Pencari Fakta PBB tentang Myanmar (FFM) merilis laporan mengenai Myanmar.

Dalam laporannya, FFM menyebut bahwa militer Myanmar melakukan pembunuhan massal dan pemerkosaan terhadap para perempuan Muslim Rohingya. Penyelidik juga menunut agar Panglima Militer dan lima jenderal di negara itu diadili karena memiliki “niat genosida”.

Baca Juga:  Jokowi-PM Li Bertemu, Ini Teks Lengkap Pernyataan Bersama RI-China

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, ketika ditanya tentang laporan itu, mengatakan  bahwa latar belakang sejarah, agama dan etnis dari masalah Rakhine sangatlah rumit.

Baca Juga:  AS Kirim Kapal Induk untuk Patroli di Laut China Selatan

“Saya pikir bahwa kritik sepihak atau menggunakan tekanan sebenarnya tidak membantu untuk menyelesaikan masalah,” kata Hua dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Selasa (28/8).

Hua mengatakan, Myanmar dan Bangladesh baru-baru ini membuat kemajuan positif dalam perundingan, dalam sebuah referensi nyata untuk kesepakatan untuk menyelesaikan repatriasi sukarela para pengungsi dalam waktu dua tahun.

Baca Juga:  AS Klaim Mampu Hancurkan Pulau Buatan China di Laut China Selatan

“Dalam situasi ini, komunitas internasional harus terus memainkan peran konstruktif dalam mempromosikan Myanmar dan Bangladesh secara tepat menyelesaikan masalah Negara Rakhine melalui dialog dan konsultasi,” tukas Hua.

 

Sumber:SINDOnews

Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved