Polisi Menangkap Guru yang Posting Foto Jokowi dan Megawati dengan Gambar Logo PKI

ilustrasi/foto

Probolinggo, Mercinews.com — Seorang guru madrasah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meminta maaf secara terbuka setelah mengunggah foto editan yang menampilkan Presiden RI Joko Widodo dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri bersama sejumlah tokoh PDI-P dalam sebuah acara dengan meja bertaplak logo PKI.

Tersangka Y menyampaikan permintaan maafnya di Mapolres Probolinggo setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Baca Juga:  Sebar Kebencian Lewat Facebook Seorang PNS di Lhokseumawe Ditangkap Polisi

“Kepada Presiden Jokowi, Ibu Megawati, dan PDI-P, saya meminta maaf yang sedalam-dalamnya. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya. Jika saya mengulangi, saya bersedia diproses,” katanya di Mapolres Probolinggo, Kamis (30/8/2018).

Ilustrasi pencarian handphone
Ilustrasi pencarian handphone (istimewa)
Kapolres AKBP Fadly Samad menegaskan, Y ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 45 UU ITE dengan ancaman enam tahun penjara.

Baca Juga:  Kadernya Dituding Sebar Hoax, Ketua IMM Minta Maaf ke Mentan

Y ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi atas dugaan perbuatan mengunggah dan menyebar gambar tersebut di Facebook hingga menuai beragam komentar.

“Tersangka mengunggah gambar editan yang mengandung unsur kebencian. Gambar tokoh dengan logo palu arit. Sekarang tahun politik. Jadi harus bijak menggunakan medsos dan hati-hati sebelum memosting,” katanya.

Baca Juga:  tvOne Resmi Polisikan Akun IG yang Edit Skor Argentina-Prancis

Tersangka mengaku, gambar tersebut diperoleh dari grup WhatsApp. Dia mengatakan, tak memiliki niat apa pun saat mengunggah gambar tersebut di Facebook dan menuliskan keterangan “Masih mau milih ini luuuurrrrr….”.(*)

Sumber: Tribunnews

  • 21
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved