Wabup Abdya, melalui Hardikda ini kita perteguh tekat untuk generasi muda Aceh

Blangpidie ( Mercinews ) –  Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-59, Sebagaimana kita ketahui, peringatan Hardikda Aceh bukan semata-mata bentuk dari manifestasi keistimewaan Aceh di bidang pendidikan, tapi juga merupakan bagian dari komitmen kita dalam menempa kader-kader terdidik bangsa yang ber-akhlakul karimah.

Hal itu di katakan oleh Wakil Bupati Aceh Barat Daya ( Abdya ) Muslizar.mt saat menjadi pembina upacara Hardikda ke-59 bertempat halaman kantor Bupati setempat, Selasa (4/9). Melalui momentum Hardikda ini, kita perteguh tekad untuk dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental. “Dengan generasi berkualitas, kita pasti akan mampu membawa perubahan yang terbaik bagi Aceh di masa depan dan akan lebih potensial untuk mewujudkan “Aceh Hebat”.

Baca Juga:  Warga Lembah Sabil keluhkan jalan berlubang

“Begitu pentingnya pembangunan sektor pendidikan bagi pembangunan Aceh di masa kini dan masa depan, sehingga Pemerintah Aceh menempatkan bidang pendidikan sebagai salah satu program prioritas di dalam RPJM 2017-2022“. Katanya

Program itu kita namakan “Aceh Carong” atau   Aceh Cerdas, dengan sasaran utamanya, antara lain, penguatan pendidikan vokasional di berbagai bidang, penyediaan fasilitas pendidikan yang lengkap, pemerataan rasio guru di seluruh daerah, peningkatan kompetensi guru, penyediaan beasiswa bagi anak yatim dan anak miskin, serta beasiswa bagi putra-putri Aceh yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Baca Juga:  Muskab ke-3 KADIN Abdya, Hasrul Hasan terpilih secara aklamasi

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Aceh tidak hanya mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar 20 persen dari APBA, tapi juga diperkuat pula dengan dukungan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA). Dengan semua fasilitas dan program strategis yang sedemikian itu, kita berharap Aceh bisa menyiapkan generasi carong yang siap menuju era industri 4.0 atau revolusi industri tahapan keempat, sebagaimana tema Hardikda tahun ini.

Baca Juga:  Dituding Tak Transparan, Kepala Baitul Mal Abdya: Kami Pegang Amanat Bupati

“Dengan begitu, maka generasi muda Aceh mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan globalisasi, serta dapat mengontrol globalisasi itu untuk disesuaikan dengan nilai luhur bangsa kita. Lebih khusus lagi dengan nilai-nilai keacehan yang luhur”.

  • 16
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved