Wisata

Turis Asing Pungut Sampah Plastik di Kawasan Wisata Subulussalam

20180904 img 20180904 wa0017 - Turis Asing Pungut Sampah Plastik di Kawasan Wisata Subulussalam

Aceh Singkil, Mercinews.com – Sejumlah turis asal Republik Ceko dan Slovakia ikut berpartisipasi membersihkan sampah plastik di kawasan sungai Lae Kombih, Desa Jontor dan Sikelang, Kota Subulussalam.

Mereka dibekali karung oleh pengelola Arung Jeram setempat untuk memungut sampah yang berserakan di sekitar objek wisata itu.

Roni, penggiat Arung Jeram setempat mengatakan, para turis itu sesungguhnya datang untuk menikmati pengalaman arung jeram di sana.

“Mereka juga mencoba terlibat dalam upaya menjaga lingkungan dari, terutama bahaya sampah yang kian hari kian memprihatinkan”, kata Roni.

Baca juga:  Jalur Aceh-Medan Putus di Buluh Didi, Warga Aceh Diimbau Tunda Perjalanan

Koordinator Green Life Program Zbynek Hrabek mengatakan, kegiatan kutip sampah plastik ini adalah rangkaian dari kegiatan yang sama di Desa Batu Katak, Bahorok, Sumatera Utara, dan kegiatan Blue Life Program di gugusan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

“Idenya adalah mengumpulkan sedikit energi, waktu, dan uang dari orang banyak, lalu mentransformasikannya bersama-sama ke hal-hal yang lebih besar, untuk penyelamatan lingkungan kita, untuk generasi selanjutnya,” tutur Zbynek.

Baca juga:  Pemerintah Aceh Rilis Calendar of Event 2018: Aceh Hebat Melalui Ragam Pesona Wisata

Indonesia adalah penghasil sampah terbesar ke 2 di dunia. Data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah produksi sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton pertahun, sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. | IDRUS

Beritakini.co

loading...

Berikan Komentar

Kabar Popular