Turis Asing Pungut Sampah Plastik di Kawasan Wisata Subulussalam

Aceh Singkil, Mercinews.com – Sejumlah turis asal Republik Ceko dan Slovakia ikut berpartisipasi membersihkan sampah plastik di kawasan sungai Lae Kombih, Desa Jontor dan Sikelang, Kota Subulussalam.

Mereka dibekali karung oleh pengelola Arung Jeram setempat untuk memungut sampah yang berserakan di sekitar objek wisata itu.

Roni, penggiat Arung Jeram setempat mengatakan, para turis itu sesungguhnya datang untuk menikmati pengalaman arung jeram di sana.

Baca Juga:  Jalur Medan-Aceh Putus, Pertamina Terapkan Jalur Distribusi Alternatif

“Mereka juga mencoba terlibat dalam upaya menjaga lingkungan dari, terutama bahaya sampah yang kian hari kian memprihatinkan”, kata Roni.

Koordinator Green Life Program Zbynek Hrabek mengatakan, kegiatan kutip sampah plastik ini adalah rangkaian dari kegiatan yang sama di Desa Batu Katak, Bahorok, Sumatera Utara, dan kegiatan Blue Life Program di gugusan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  Pemerintah Aceh Rilis Calendar of Event 2018: Aceh Hebat Melalui Ragam Pesona Wisata

“Idenya adalah mengumpulkan sedikit energi, waktu, dan uang dari orang banyak, lalu mentransformasikannya bersama-sama ke hal-hal yang lebih besar, untuk penyelamatan lingkungan kita, untuk generasi selanjutnya,” tutur Zbynek.

Baca Juga:  Kunjungan Wisatawan ke Aceh Terus Meningkat

Indonesia adalah penghasil sampah terbesar ke 2 di dunia. Data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah produksi sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton pertahun, sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. | IDRUS

Beritakini.co

  • 34
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved