Turis Asing Pungut Sampah Plastik di Kawasan Wisata Subulussalam

Aceh Singkil, Mercinews.com – Sejumlah turis asal Republik Ceko dan Slovakia ikut berpartisipasi membersihkan sampah plastik di kawasan sungai Lae Kombih, Desa Jontor dan Sikelang, Kota Subulussalam.

Mereka dibekali karung oleh pengelola Arung Jeram setempat untuk memungut sampah yang berserakan di sekitar objek wisata itu.

Roni, penggiat Arung Jeram setempat mengatakan, para turis itu sesungguhnya datang untuk menikmati pengalaman arung jeram di sana.

Baca Juga:  Penyandang Disabilitas Ini Dukung Pasangan Anas-Ustaz Sabaruddin

“Mereka juga mencoba terlibat dalam upaya menjaga lingkungan dari, terutama bahaya sampah yang kian hari kian memprihatinkan”, kata Roni.

Koordinator Green Life Program Zbynek Hrabek mengatakan, kegiatan kutip sampah plastik ini adalah rangkaian dari kegiatan yang sama di Desa Batu Katak, Bahorok, Sumatera Utara, dan kegiatan Blue Life Program di gugusan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  Menteri Agama Dijadwalkan Buka Porseni XVI di Subulussalam 

“Idenya adalah mengumpulkan sedikit energi, waktu, dan uang dari orang banyak, lalu mentransformasikannya bersama-sama ke hal-hal yang lebih besar, untuk penyelamatan lingkungan kita, untuk generasi selanjutnya,” tutur Zbynek.

Baca Juga:  Jalur Aceh-Medan Putus di Buluh Didi, Warga Aceh Diimbau Tunda Perjalanan

Indonesia adalah penghasil sampah terbesar ke 2 di dunia. Data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah produksi sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton pertahun, sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. | IDRUS

Beritakini.co

  • 34
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved