KPK, Uang Pengembalian Irwandi Tidak Dapat Diproses Sebagai Laporan Gratifikasi

Febri Diansyah

Jakarta, Mercinews.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan pengembalian uang oleh tersangka Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf sebanyak Rp 39 juta tidak dapat diproses dalam mekanisme pelaporan gratifikasi.

“Setelah melakukan analisis, mengacu pada Peraturan KPK No. 2 Tahun 2014, maka KPK menerbitkan surat tertanggal 14 Agustus 2018 yang intinya laporan tersebut tidak dapat diproses dalam mekanisme pelaporan gratifikasi,” kata Febri Diansyah, Kamis (6/9/2018).

Baca juga:  Irwandi Siap Bongkar Keterlibatan Petinggi Negara di Kasus Dana Otsus Aceh

Alasan tidak diproses dalam mekanisme pelaporan gratifikasi, kata Febri, karena saat ini sedang berjalan proses penanganan perkara, dimana Irwandi Yusuf adalah salah satu tersangka disana.

“Surat itu telah disampaikan pada Irwandi Yusuf melalui kuasa hukumnya,” ujar Febri.

Selanjutnya, kata Febri, uang Rp 39 juta tersebut kemudian disita penyidik untuk kepentingan penanganan perkara.

Baca juga:  Kuasa Hukum: Irwandi Yusuf Siap Menjadi Martir Hadapi KPK

Sebelumnya, kata Febri, Irwandi Yusuf melalui kuasa hukum melaporkan penerimaan uang tersebut ke Direktorat Gratifikasi KPK yang berjumlah total Rp 39 juta pada 11 Juli 2018, atau sekitar delapan hari sejak KPK melakukan tangkap tangan di Aceh.

“Kami ingatkan kembali pada seluruh pejabat agar melakukan pelaporan gratifikasi sejak awal yaitu dalam waktu maksimal 30 hari kerja dan bukan justru baru melaporkan ketika sudah diproses secara hukum,” tegasnya.

Baca juga:  Temuan Proyek SMK Penerbangan Aceh Ingin Dilapor ke KPK,

Menurutnya hal ini penting karena salah satu yang dihargai dalam mekanisme pelaporan gratifikasi adalah kesediaan dan kejujuran melaporkan penerimaan gratifikasi meskipun belum diketahui pihak lain, belum pernah dilakukan pemeriksaan baik oleh pengawas internal ataupun penegak hukum.

  • 77
    Shares

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved