PM Mahathir Kecam Hukuman Cambuk 2 Wanita Lesbian di Terengganu

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Dok. REUTERS/Lai Seng Sin)

Kuala Lumpur, Mercinews.com – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad turut mengecam hukuman cambuk atas dua wanita lesbian di negara bagian Terengganu.

Kedua wanita tersebut dinyatakan bersalah karena melakukan hubungan seks dan dihukum cambuk di depan lebih dari 100 orang penonton  pada Senin (3/9) lalu. Menurut para aktivis, hukuman tersebut menandai pertama kalinya wanita dihukum cambuk karena hubungan sesama jenis di negara mayoritas Islam tersebut.

Baca juga:  Putri Anwar Ibrahim Mundur dari Posisi Wakil Presiden Partai Ayahnya 

Mahathir pun angkat bicara mengenai hukuman cambuk tersebut. Dikatakannya, dirinya telah membahas isu ini dengan kabinetnya dan mereka merasa bahwa hukuman cambuk itu “tidak mencerminkan keadilan dan toleransi dalam Islam”.

Baca juga:  Di Lapas Meulaboh Gelar Cambuk Perdana terhadap Warga Non Muslim

Mahathir mengatakan, karena ini merupakan pelanggaran pertama kalinya bagi kedua wanita tersebut, mereka seharusnya diberikan nasihat, bukannya dicambuk.

Kedua wanita berumur 22 tahun dan 32 tahun tersebut, ditangkap pada April lalu setelah kedapatan berada di dalam sebuah mobil di area publik. Bulan lalu, kedua wanita yang tak disebutkan identitasnya itu, mengaku bersalah telah melanggar hukum Islam. Keduanya dijatuhi hukuman cambuk enam kali dan dikenai denda 3.300 ringgit.

Baca juga:  Pasangan Homo Jalani Hukuman Cambuk 86 Kali Di Halaman Masjid Ulee Lheue

(ita/ita)

detikcom

 

 

  • 52
    Shares

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved