Wakil Bupati Abdya: Maksiat Ibarat Api Dalam Sekam

Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Muslizar

Blangpidie – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar, mengajak semua Teungku dayah dan para santri untuk sama-sama memberantas hingga ke akar-akarnya kasus pelanggar syariah terkhusus di Abdya.

Hal ini disampaikannya setelah gencar dilakukan pemberantasan banyak terkuak kasus-kasus pelanggar syariah di Abdya dan hal ini dimintanya tidak disembunyikan lantaran semakin terungkap maka semakin tercipta kewaspadaan dan dapat menutup ruang para pelaku.

“Jangan katakan malu atas kasus-kasus yang terungkap di Abdya, karena ini sama seperti saat kita mulai perang pasti akan terdengar letupan senjata, sementara kalau kita diamkan maka maksiat ini ibarat api dalam sekam, didalam api membakar diluar tidak tahu dan kenapa kita disini banyak kasus, karena pihak kepolisian, TNI, Kejaksaan dan sejumlah unsur lainnya melakukan perang terhadap mereka,” kata Wabup.

Baca Juga:  Setiap Jum'at, Dinas Syariat Islam Abdya gelar pengajian

Hal ini disampaikannya saat membuka lomba Qiraatul Kutub dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H tahun 2018 di pendoponya, Kamis malam 6 September 2018.

Dikatakan, bergeraknya sejumlah lini guna membasmi kemaksiatan di Abdya telah membuahkan hasil. Ini terbukti dengan terungakapnya sejumlah kasus, seperti pelecehan seksual terhadap anak, kekerasan terhadap ibu dan anak, LGBT, sodomi bahkan yang terakhir ditangkapnya mucikari.

“Pergerakan ini terus kita lanjutkan, maka untuk itu kami berharap kepada para Abu-abu dan kalangan lainnya untuk sama-sama ikut aktif dalam memberantasnya sesuai dengan bidang masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga:  Masyarakat Apresiasi kinerja BPBK Aceh Barat Daya

Menurutnya, untuk mengangkat kasus-kasus seperti yang sudah terkuak itu perlu andil semua pihak sebab ketika Abdya menyatakan perang terhadap persoalan itu, maka, semua informasi akan berkembang sehingga semua pihak akan lebih waspada.

“Dengan kebersamaan, maka tidak ada lagi ruang untuk pelaku maksiat di Abdya. Ini bukan masalah yang pertama terjadi, tapi ini sudah lama, namun tidak ada yang berani perang, tapi kita siap untuk menerangi ini,” ungkapnya.

Informasi yang berhasil dihimpin, kegiatan perlombaan baca kitab ini dilaksanakan Pemkab Abdya melalui Dinas Syariat Islam. Kegiatan ini memperlombakan pembacaan kitab Matan Taqrib dan kitab Bajuri. Diikuti ratusan peserta dari berbagai pesantren dan dayah di kabupaten tersebut, terjadwal mulai 6 September hingga 10 September 2018.

Baca Juga:  Lebaran ke-3, Lokasi Wisata di Aceh Barat Daya Padat

Pantauan mediaaceh.co, pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Dandim 0110 Abdya Letkol Arm Iwan Aprianto, SIP, Wakapolres Abdya Kompol Jatmiko, SH, mewakili Kejari Abdya, mewakili Ketua MPU Abdya, Kadis Syariat Islam Abdya, Rajuddin, S.Pd, Kasatpol PP Abdya, Riad, SE, para Camat, Kapolsek kota Blangpidie, peserta lomba dan sejumlah tamu undangan lainnya.[]

  • 70
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved