Di terjang banjir Jembatan penghubung tiga Desa di Abdya  Ambruk

Blangpidie (Mercinews.com) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya) sejak kemarin sore hingga malam, Selasa (02/10) membuat sejumlah fasilitas umum jadi rusak. Terutama jembatan yang memang menjadi kebutuhan masyarakat desa dan genangan air di sejumlah fasilitas umum lainnya.

Seperti jembatan penghubung antara desa rumoh panyang, ie mameh dan lama tuha kecamatan kuala Batee langsung ambruk diterjang banjir.

Baca Juga:  Warga jadi langganan Banjir, Keuchik Desa Kuta Tuha terkesan Tutup mata

Bupati Abdya Akmal Ibrahim saat di lokasi mengatakan, karna Abutment  terbawa deras nya air maka jembatan ini langsung ambruk. ini ke depan makin berat karna curah hujan di kabupaten kita saat ini masih sangat tinggi.

“Untuk sementara kita ambil alat berat dulu untuk menarik abutment yang sudah jatuh dan membuat jalan darurat”. Kata Akmal ibrahim

Baca Juga:  Zaman Akli Lantik Wisman Sebagai PAW Anggota DPRK

Sementara itu plt Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir Moch Tavip MM di dampingi kabid bina marga muhibuddin, menjelaskan jembatan yang di bangun tahun 2006 ini untuk sekarang di buat jalan darurat dulu.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Barat Daya Tetapkan Hari Meugang Besok

“Jembatan yang panjang nya 25 meter ini Tahun 2019 insya Allah bakal kita bangun kembali di perkirakan menelan biaya sekitar 2 milyar rupiah bertipe model girder BG25. Katanya

Pantauan Mercinews.com dalam hal ini turut terjun ke lokasi  antara lain, ketua DPRK Abdya Zaman Akli, Kadis BPBK Abdya Amiruddin,dan camat kuala batee Fauziah

  • 48
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved