Pemerintah Bayar Ganti Rugi Lahan Tol Aceh Tahap Pertama Rp 70 Milliar

Banda Aceh, Mercinews.com – Pemerintah akhirnya membayar uang ganti rugi pembebasan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Aceh Ruas Banda Aceh-Sigli.

Pembayaran diserahkan secara simbolis oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah kepada masing-masing pemilik tanah di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Negara Aceh, di Banda Aceh, Kamis (15/11/2018).

“Hari ini ada 20 bidang tanah yang kita bayar ganti rugi,” kata Nova Iriansyah.

Nova menyebutkan, pemilik 20 lahan yang tanahnya telah dilunasi merupakan pelopor yang memberikan titik terang atas terselenggaranya pembangunan jalan tol di Aceh.

“InsyaAllah apa yang kita lakukan hari ini menjadi langkah awal bagi kesejahteraan Aceh dan bagian bagi langkah awal kemajuan Aceh,” katanya.

Tol Banda Aceh-Sigli merupakan salah satu proyek strategis nasional yang merupakan bagian dari pembangunan jalan Trans Sumatera yang nantinya akan menghubungkan Aceh hingga ke Lampung. Selain Banda Aceh – Sigli, pembangunan juga dilakukan untuk ruas Sigli – Lhokseumawe, Lhokseumawe – Langsa dan Langsa – Binjai.

Baca Juga:  Irwandi Yusuf Ingatkan Rekanan Bekerja Sesuai Tenggat Waktu

Keberadaan tol tersebut, kata Nova, sangat dibutuhkan untuk mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Jalan tol merupakan solusinya memperlancar akselerasi ke semua sektor sehingga distribusi pangan dan gerak ekonomi semakin meningkat,” kata Nova

Pembangunan ruas tol Banda Aceh – Sigli, seharusnya dimulai pertengahan tahun 2018. Namun beberapa permasalahan terkait pembebasan lahan membuat pembangunan terkendala. Kerjasama semua pihak dengan dialog-dialog yang intens akhirnya membuat pembangunan bisa segera dilakukan.

Nova berharap, warga yang lokasi tanahnya dilintasi pembangunan jalan bisa membantu percepatan pembangunan tol tersebut. Dengan lancarnya pembangunan ruas tol Banda Aceh – Sigli diharapkan pembangunan tiga ruas tol Aceh lainnya juga berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Sekda Aceh Buka Seminar Pendidikan Inklusif

“Kita berharap kehadiran jalan tol ini mampu mendorong arus investasi dan peningkatan ekonomi masyarakat di Aceh,” kata Nova.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh, Saiful menjelaskan, pembangunan jalan tol yang dimulai dari kawasan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar menuju Padang Tiji, Kabupaten Pidie itu menelan anggaran sekitar Rp 350 Milliar.

Pembebasan jalan tol Aceh ruas Sigli-Banda Aceh, kata dia, diperkirakan sepanjang 75 kilometer dengan luas mencapai 797,5 hektar yang melintasi 9 kecamatan dan 70 desa di Kabupaten Aceh Besar dan satu desa di Kabupaten Pidie.

Baca Juga:  Irwandi Gunakan Pengacara Hebat, Rencana Gugatan DPRA Kemungkinan Berhasil

“Proses pencairan tahap pertama dilakukan di wilayah Kecamatan Blang Bintang dan Kecamatan Montasik. Selanjutnya akan terus berjalan pada tahap berikutnya hingga rampung,” tambah Saiful.

Kepala Bidang Pengadaan Tanah Kanwil BPN Provinsi Aceh, Joko Suprapto, menyebutkan total 20 bidang tanah yang dibayar untuk dua kecamatan di Aceh Besar berjumlah Rp.7 miliar, bersumber dari dana talangan PT. Hutama Karya, perusahaan yang nantinya akan membangun tol di Aceh.

Joko menyebutkan pihaknya meyakini paling lambat pertengahan 2019 nanti, pelunasan ruas jalan di 10 kecamatan di Aceh Besar bisa tuntas.

“Seandai tidak ada permasalahan apa pun, insyaAllah pertengahan 2019 kita bisa membebaskan sekitar 800 bidang di 10 kecamatan dengan anggaran sekitar 350 miliar,” kata Joko.

  • 197
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved