Banjir di Lokasi Tsunami Pandeglang Rendam 500 Rumah

Pandeglang – Sekitar 500 rumah terendam akibat banjir di Labuan, Pandeglang, Banten. Daerah ini adalah lokasi terdampak tsunami di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu.

Staf pelaksana BPBD Pandeglang sekaligus Ketua Tagana Pandeglang, Ade Mulyana, mengatakan sekitar 500 rumah terendam akibat banjir di Labuan. Dua desa terdampak banjir ialah Desa Teluk dan Kalanganyar.

Baca juga:  BNPB: Gelombang di Pantai Anyer, Banten Sebabkan 1 Orang tewas, 11 Orang Luka

Menurutnya, selain diakibatkan meluapnya Sungai Cipunteun Agung, banjir terjadi karena air laut yang pasang. Lokasi dua desa tersebut berada kira-kira 200 meter dari bibir pantai.

“Intensitas hujan tinggi sama pasang laut, Desa Teluk kebetulan di bibir pantai. Ada perumahan BTN yang terendam yang jaraknya hanya 200 meter dari pantai. Kira-kira ada 500 rumah tapi warga sudah mengungsi,” kata Ade kepada wartawan di Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018).

Baca juga:  Pengungsi Tsunami Banten di Bukit Dekat Ujung Kulon Butuh Bantuan

Banjir di jalur evakuasi dan distribusi logistik tersebut, menurutnya, setinggi 1-1,5 meter. Jalur tersebut menghubungkan Labuan, Carita, Cinangka, dan Anyer, yang terdampak oleh tsunami Selat Sunda.

Baca juga:  18 Korban Tsunami Carita Malam Ini Dievakuasi ke RSUD Tarakan Jakarta

Air, lanjutnya, mulai naik sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

“Dari hari Selasa kemarin, hujan intensitas lebat, tadi pagi air baru naik,” ujarnya.

Detikcom

  • 99
    Shares

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved