Aceh

Muslizar mt jadi pembina upacara peringati Hari Amal Bhakti

IMG 20190103 WA0026 - Muslizar mt jadi pembina upacara peringati Hari Amal Bhakti

Blangpidie (Mercinews.com) – Wakil bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar.mt jadi pembina upacara peringati Hari Amal Bhakti yang ke-73.kegiatan ini serentak di selenggarakan tiga lokasi diantaranya MIN Mangeng, MAN Blangpidie dan MAN Kuala Batee. Kamis (3/1)

Muslizar.mt dalam sambutannya mengatakan, dengan peringatan Hari Akmal Bakti Kementerian Agama ke 73 membawa pesan kepada kita semua untuk mewujudkan supremasi nilai nilai ketuhanan dan keagamaan sebagai ruh pembangunan dan kemajuan Bangsa.

mari memperingati hari bersejarah ini dalam kesederhanaan, keprihatinan, dan kepedulian untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak dari peristiwa alam di beberapa wilayah. seperti di Lombok, Palu, Banten dan Lampung. Seluruh bangsa Indonesia merupakan satu kesatuan dalam derita dan bahagia, dalam sukacita maupun dukalara.

“Tujuh puluh tiga tahun silam, pada 3 Januari 1946 pemerintah membentuk Kementerian Agama sebagai bagian dari perangkat kehidupan bernegara dan berpemerintahan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Katanya

Di katakanya, pembentukan Kementerian Agama merupakan keputusan yang bersejarah dan memberi pengaruh besar sepanjang perjalanan bangsa dan negara Republik Indonesia hingga kini.

Baca juga:  Solar langka, rencana tanam serentak di Abdya terancam gagal

“Berdirinya Kementerian Agama adalah untuk menjaga dan memelihara, sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat kian naik peringkat. Agar tetap dan terus terjaga kerukunan hidup antarumat beragama yang kian rekat. Dan pada akhirnya agar kualitas kehidupan keagamaan segenap bangsa makin meningkat”. Imbuhnya

Kendati negara kita secara formal tidak berdasar agama tertentu, tidak menetapkan suatu agama sebagai agama resmi negara, akan tetapi keterlibatan negara dan pemerintah menyangkut kehidupan keagamaan merupakan hal nyata dan niscaya, sesuai konstitusi negara. Keberhasilan pembangunan kehidupan beragama sangat menentukan hari depan bangsa.
Melalui peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama, kita diingatkan kembali arti pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, terutama sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada Pembukaan dan pasal 29 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam negara kita berdasar Pancasila, bukan hanya jaminan untuk mengamalkan ajaran agama dilindungi negara, bahkan kebijakan Pemerintah tidak boleh bertentangan dengan ajaran dan kaidah agama.

Baca juga:  Jalan menuju kantor Kodim Abdya terancam putus total

Sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun ini, yaitu “Jaga Kebersamaan Umat”, saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama, apalagi di tahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energy kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan. Ajakan yang sama kepada semua elemen bangsa, mari jaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa. Segala ujaran, perilaku, dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara, mari kita hindari. Mari jauhi saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antarsesama anak negeri.

Pantauan Mercinews.com,usai upacara juga di lakukan penyerahan
bonus kepada 4 orang personi yaitu syarhil juara 2 tingkat MA, pidato bahasa inggris juara 2 tingkat MA, kemudian bulu tangkis juara 3 tingkat MA, vollybal juara 3 tingkat mts setelah itu di lanjutkan dengan bhakti sosial serentak di tiga lokasi di bantu oleh yayasan nyakman, santunan anak yatim dan donor darah kerja sama dengan BFLF.

loading...

Berikan Komentar

Kabar Popular