Mercinews


Penderita Kanker Serviks di Aceh Utara Butuh Uluran Tangan

1547276979609 - Penderita Kanker Serviks di Aceh Utara Butuh Uluran Tangan
Daburiah, penderita kanker serviks butuh uluran tangan untuk berobat. Foto: Ist

Aceh Utara, Mercinews.com  – Kanker serviks merupakan salah satu virus yang mematikan pada wanita. Kanker itu tumbuh pada sel-sel rahim dan tidak menunjukkan gejala apapun ditahap awalnya, penyakit itu menjadi salah satu hal yang menakutkan bagi setiap kaum hawa.

Begitu pun yang dirasakan oleh Daburiah (45), ibu rumah tangga (IRT) asal Gampong Seulunyok, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara. Pada awalnya, ia mengaku hanya mengalami benjolan biasa saja dibagian leher rahimnya, akan tetapi semakin hari benjolan itu semakin membesar.

“Jadi, awalnya menurut cerita yang disampaikan Daburiah, ketika benjolan itu membesar lalu pecah dirinya langsung pingsan dan tidak sadarkan diri, setelah itu dirinya langsung terbaring tak berdaya,” kata Founder Lembaga Peduli Dhuafa Aceh (LPDA), Musfendi kepada Ajnn, Sabtu (12/1).

Baca juga:  Istri Sandiaga Ajak Masyarakat Peduli Cegah Kanker

Daburiah salah satu masyarakat kurang mampu di Aceh Utara, dirinya tinggal disebuah gubuk reyot bersama suami dan keponakannya. Selama pernikahan berlangsung, dirinya belum dikaruniai momongan hingga saat ini. Sementara untuk menghidupkan keluarga dan pengobatannya, suami Daburiah bekerja upahan di sawah milik warga sekitar.

“Pada bulan Juni 2018 lalu, Daburiah mulai menjalani kemoterapi, namun setelah menjalani kemoterapi tersebut membuat tubuhnya menjadi lemas selama satu bulan. Sehingga sampai saat ini dirinya tidak lagi menjalani kemo tersebut, karena fisiknya tidak lagi mendukung,” ungkap Musfendi.

Lanjut Musfendi, sekarang Daburiah hanya menjalani perawatan pembersihan luka, dimana saat pembersihan pertama keluar belatun hingga satu gelas, namun selama berlangsung tujuh kali perawatan, Daburiah mengaku sudah mulai bisa duduk dan tidur lagi.

Baca juga:  Agung Hercules dikabarkan idap kanker otak stadium 4

“Sekali pembersihan, Daburiah membutuhkan anggaran Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu, namun hal itu sangat berat untuknya karena terkendala ekonomi. Kami juga mengajak dermawan untuk menyalurkan donasinya dalam membantu saudara-saudara kita yang saat ini sangat membutuhkan. Dengan menyalurkan donasi bantuan Infak maupun sedakah atau donasi lainnya melalui Lembaga Peduli Dhuafa Bank BNI Syariah 453315197 atas nama Lembaga Peduli Dhuafa dan Bank Mandiri Syariah 7771 5515 58 atas nama Lembaga Peduli Dhuafa (Zakat) atau konfirmasi langsung ke WA/Hp : 085371266650,” ujarnya.

Ajnn.net

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.