Teknologi

WhatsApp Batasi Forward Pesan 5 Kali untuk Cegah Hoaks

WhatsApp - WhatsApp Batasi Forward Pesan 5 Kali untuk Cegah Hoaks

Jakarta, Mercinews.com – Menjelang pemilihan presiden yang akan berlangsung pada 17 April, WhatsApp membatasi kemampuan meneruskan pesan atau forward. Kemampuan untuk melakukan forward dibatasi hanya lima kali untuk satu pesan.

“Fitur meneruskan pesan akan diseragamkan menjadi lima untuk Indonesia dan global,” kata Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Komunikasi WhatsApp, Victoria Grand, kepada wartawan di Jakarta, Senin 21 Januari 2019.

WhatsApp selama beberapa bulan belakangan ini memberi label pada pesan yang diteruskan, setiap pesan yang diteruskan akan diberi label forwarded di bagian atas. Secara global, setiap pesan dibatasi hanya dapat diteruskan sebanyak 20 kali.

Hanya India yang diberi batasan meneruskan pesan lima kali, setelah kasus kekerasan yang berujung pada kematian meruak akibat penyebaran hoaks yang berpangkal dari pesan di WhatsApp. Keputusan ini diambil setelah berdiskusi dengan berbagai pihak di Indonesia, termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Baca juga:  Ini 5 Fitur Baru WhatsApp, Tak Leluasa Keluar Masuk Grup Lagi

WhatsApp menyadari 90 persen pesan yang beredar di platform tersebut merupakan pesan pribadi, sisanya dapat berupa pesan-pesan yang lain. Dengan membatasi sebuah pesan hanya dapat diteruskan lima kali, Grand menilai jika ada perilaku yang mencurigakan, pesan tersebut dapat dilacak ke lima pesan sebelumnya.

WhatsApp tidak dapat membaca isi pesan yang dikirim karena enkripsi end-to-end yang disematkan di sistem mereka hanya mengizinkan pengirim dan penerima pesan untuk membaca isi pesan tersebut. Tapi, WhatsApp bisa mendeteksi perilaku berkirim pesan jika terdapat aktivitas yang tidak wajar, misalnya meneruskan pesan ke banyak orang sekaligus.

Baca juga:  WhatsApp Hadirkan Fitur Baru Video Call Grup Versi Beta, Buruan Update Sekarang Juga!

“Mempersulit orang-orang yang kurang bertanggung jawab untuk meneruskan pesan,” kata Grand.

Data mereka menunjukkan sejak fitur ini diluncurkan, perilaku meneruskan pesan secara global turun hingga 25 persen.

Kepala Urusan Publik WhatsApp, Carl Woog, menyatakan pembaruan di WhatsApp digulirkan mulai pekan ini untuk perangkat Android dan iOS. “Mungkin hari ini berlaku,” kata Woog di acara yang sama.

Sumber: Republika

loading...

Berikan Komentar

Kabar Popular