Satpol PP Banda Aceh Sosialisasi Larangan Perayaan Valentine ke Kafe

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman

Banda Aceh, Mercinews.com – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengeluarkan seruan larangan perayaan valentine di ibu kota Provinsi Aceh. Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH/polisi syariat) menggelar sosialisasi terkait larangan itu ke cafe-cafe hingga hotel.

“Kita dengan Dinas Syariat Islam dan instansi terkait sudah menyebarkan seruan wali kota itu ke hotel, kafe, tempat-tempat hiburan dan itu sudah kita kirim semua, mudah-mudahan ini ini dipatuhi dan tidak dilaksanakan (perayaan valentine),” kata Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh Muhammad Hidayat saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (11/2/2019).

Baca juga:  Buang Sampah Sembarangan di Kota Banda Aceh Bakal Didenda Rp 10 Juta

Seruan larangan perayaan valentine itu sama bentuknya dengan larangan perayaan tahun baru. Sosialisasi ke tempat-tempat keramaian, kata Hidayat, sudah digelar sejak Januari lalu dan sudah ditindaklanjuti oleh pihak hotel dan kafe-kafe.

Dalam seruan yang diteken Wali Kota Aminullah pada 21 Januari lalu, terdapat dua poin. Di bawah kata seruan tertulis, “dalam rangka menjaga kesucian Aqidah dan penguatan Pengalaman Syariat Islam maka disampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Banda Aceh bahwa Valentine Day bertentangan dengan syariat Islam dan bukan budaya Aceh.”

Baca juga:  Wali Kota Banda Aceh Terima Hibah Aset BMN dari Dirjen Cipta Karya

Sedangkan di bawahnya, tertuang isi seruan, yaitu:

1. Kalangan generasi muda, mahasiswa, siswa/siswi, dan seluruh masyarakat muslim Kota Banda Aceh, agar tidak merayakan Valentine Day dalam bentuk apapun karena Valentine Day bertentangan dengan syariat Islam dan bukan budaya Aceh.

2. Diminta kepada pihak perhotelan/penginapan, caffe, tempat hiburan dan tempat tempat lainnya dalam lingkup Kota Banda Aceh untuk tidak memfasilitasi kegiatan Valentine Day tersebut.

Menurut Hidayat, pihaknya akan memantau dan menggelar patroli lebih intensif saat hari valentine 14 Februari mendatang. Meski demikian, tidak ada pengawasan khusus untuk tempat-tempat wisata di Kota Banda Aceh.

Baca juga:  H-1 Idul Fitri 1439 H Amin-Zainal Pantau Harga Kebutuhan Pokok

“Kita pada prinsipnya pengawasan rutin, kalau khusus tidak. Kita lihat setiap tahun sudah dipatuhi, kita hanya mengingatkan kembali, mungkin ada satu dua warung baru buka dan sudah ramai itu kita pantau dan kita ingatkan,” jelas Hidayat.

  • 51
    Shares

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved