Mercinews


Dampingi Bflf : Zulkarnai bantu biaya pasien kurang mampu serta beri bantuan kepada anak distabilitas

IMG 20190215 WA0033 - Dampingi Bflf : Zulkarnai bantu biaya pasien kurang mampu serta beri bantuan kepada anak distabilitas

Blangpidie (Mercinews.com) –  Blood For Life Foundation (BFLF)  Aceh Barat Daya,  kembali menjengguk pasien di Gampong Alue Padee Kecamatan Kuala Batee,  Jumat,  (15/2), sore.

Laila Kasmani perempuan kurang mampu terlihat ditelapak kaki dan betisnya mengalami luka.  Namun Usman,  suami dari pasien ini tidak tahu penyakit apa yang diderita istrinya.  Padahal Laila sudah dirawat di BLU RSUD Teungku Peukan, selama 20 hari.

“Saat kita tanya terkait penyakit,  pasien dan suami pasien mengatakan meurampoet (sane) di belakang rumahnya”.

Meurampoet atau disebut dengan dipukul oleh jin yang menghuni lokasi selokan dibelakang rumahnya.  Lantaran tidak jelas penyakitnya apa maka mereka tidak lagi berobat ke rumah sakit dan hanya berobat di dukun saja.

Baca juga:  Pemkab Aceh Barat Daya Tetapkan Hari Meugang Besok

Awalnya,  BFLF Abdya mendapat informasi dari salah seorang relawan pendonor darah terkait kondisi Laila dari keluarga kurang mampu dan menderita penyakit tanpa kejelasan diagnosanya.

Setelah BFLF bersilaturrahmi,  mereka insyaAllah mau berobat, namun yang menjadi kendala biaya konsumsi pendamping pasien.

Menyangkut,  biaya pendampingan pasien Laila ini akan dibantu oleh salah satu Calon Legislatif DPR RI,  Zulkarnai dari Partai Hanura,  nomor urut 3.

Zulkarnaini,  yang hadir saat menjengguk satu pasien yang akan didampingi oleh BFLF Abdya dan satu lagi anak distabilitas yang membutuhkan becak tangan di gampong Blang dalam kecamatan Babahrot. Juga hadir Dewan Pembina BFLF Aceh Barat Daya,  Harmansyah yang juga caleg dari Partai PNA,  Dapil III Kuala Batee – Babahrot,  nomor urut 8.

Baca juga:  BPBK Abdya evakuasi korban longsor

Selain membantu biaya pendampingan pasien,  Zulkarnaini ini juga akan membuat satu becak tangan yang nanti akan kita rakit,  biaya semuanya di tanggung oleh Zulkarnaini.

Menurut,  cerita ayah Risnan Muhajir  tersebut,  M Syarif  bahwa ingin anaknya dapat kesekolah dan mengaji.  Selama ini mereka mengunakan becak anak-anak,  dan sudah rusak 3 unit.  Ini yang rusak rencananya akan dibawa ke bengkel untuk di las.

“Alhamdulillah,  atas kedatangan bapak kesini,  dan bagaimana kondisi anak saya sudah bapak lihat sendiri.  Telapak kakinya berlipat dan berdiri tidak bisa mengunakan kedua kakinya,  begitu juga dengan tangannya yang bengkok. ” ujar M Syarif.

Usai mengukur  ketinggian, lebar dan panjang becak tangan nanti akan dirakit BFLF Abdya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.