Mercinews


Atribut Jokowi-Ma’ruf Dibakar di Madura, Timses Konsultasi ke Polda Jatim

IMG 20190228 152708 - Atribut Jokowi-Ma'ruf Dibakar di Madura, Timses Konsultasi ke Polda Jatim
Foto: VIVA.co.id/Nur Faishal Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, di Markas Polda Jatim

Atribut Jokowi-Ma’ruf

Jawa Timur, Mercinews.com – Ketua Tim Kampanye Daerah atau TKD Jawa Timur untuk Jokowi-Ma’ruf Amin, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, mendatangi Markas Kepolisian Daerah Jatim di Surabaya, Kamis, 28 Februari 2019.

Dia berkonsultasi terkait dugaan pembakaran alat peraga kampanye (APK) oleh massa diduga pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Sampang, Madura.

Peristiwa pembakaran bergambar Jokowi-Ma’ruf Amin itu terjadi di area Monumen Trunojoyo Sampang pada Selasa malam, 26 Februari 2019. Dalam video yang viral di media sosial, kejadian diawali dengan keriuhan banyak orang yang terlihat ribut. Nama Prabowo dan Jokowi terdengar diteriakkan.

Baca juga:  Mengejutkan! Survei IDM: Elektabilitas Prabowo 50,1%, Jokowi 29,8%

Sesaat kemudian, ada benda seperti spanduk dan kaus ditarik-tarik. Api tersulut di benda itu, diduga yang dibakar massa ialah kaus bergambar Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Itu nanti dikonsultasikan, dikaji dari bagian hukum. Terus juga akan kita kaji secara internal dulu, dari kita maupun dari TKD di Sampang,” kata Machfud.

Di Polda, Machfud bersilaturahim dengan Kepala Polda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan. Machfud mengatakan, pihaknya berkonsultasi dengan penegak hukum karena aksi pembakaran merupakan pelanggaran.

Baca juga:  KPU Selesaikan Rekapitulasi Suara tingkat nasional di 27 Provinsi, Ini Hasilnya

Dia pun berkonsultasi dan mengkaji peristiwa itu apakah cukup di ranah panwaslu dan Gakkumdu, atau masuk ranah pidana.

Machfud menegaskan, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh relawan Jokowi-Ma’ruf Amin agar tidak melakukan aksi balasan agar proses demokrasi berjalan tanpa ketakutan.

“Kita minta menjaga kondusivitas wilayah, terus kemudian tetap melakukan kampanye yang bersenang-senang, tanpa ada ketakutan, tidak ada intimidasi,” kata mantan Kapolda Jatim itu. (ase)

Sumber: Viva.co.id

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.