Mercinews

Aceh

Rina Muharami Sering Jadi Guru Mengaji dan Lancar Berbahasa Jepang

20190228 whatsapp image 2019 02 28 at 18 27 48 - Rina Muharami Sering Jadi Guru Mengaji dan Lancar Berbahasa Jepang
Ayah Rina Muharrami sedang memperlihatkan ijazah anaknya. Foto: AJNN.Net/Rahmat Fajri

Banda Aceh, Mercinews.com – Benar-benar terharu ketika melihat video Bukhari (59), mengambil ijazah anaknya Rina Muharami, saat acara wisuda ke II di UIN Arraniry Banda Aceh, Rabu (27/2).

Bagaimana tidak, pengambilan ijazah itu diwakili sang ayah karena anaknya telah lebih dulu menghadap ilahi sebelum prosesi wisuda dilaksanakan.

Rina Muharrami, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Ia dinyatakan meninggal dunia 12 hari setelah menjalani sidang skripsi sarjana di UIN Ar-Raniry.

Rina menjalani sidang skripsi pada 24 Januari 2019, dan menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 5 Februari 2019 di RS Meuraxa Banda Aceh. Ia menderita penyakit tifus stadium akhir hingga berujung pada saraf.

2347dc3d b188 43f6 8710 aa9044edb3bd 705x1024 - Rina Muharami Sering Jadi Guru Mengaji dan Lancar Berbahasa Jepang

Foto: Almarhumah Rina yang digantikan ayah saat wisuda (Dok. Keluarga)

Dibalik itu semua, anak pertama pasangan Bukhari-Nur Bayani, ini ternyata merupakan seorang guru ngaji anak-anak di balai pengajian depan rumahnya di Desa Cot Rumpun, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Baca juga:  Plt Gubernur: Selalu Ada Hikmah di Balik Musibah

Dari cerita ayahnya, selain sering mengajarkan anak-anak mengaji, Rina ternyata juga begitu mahir berbahasa Jepang. Bakat itu ditekuni Rina sejak masih sekolah di SMAN unggul Ali Hasjmy Aceh Besar, ditambah lagi mengikuti privat bahasa Jepang.

“Anak saya sehari-hari sering mengajari anak-anak mengaji, dan Rina juga sangat pandai berbahasa Jepang. Sangat lancar, sama seperti kita berbicara bahasa Aceh seperti ini,” ungkap Bukhari kepada wartawan saat ditemui di kediamannya, Kamis (28/2).

Bahkan, kata Bukhari, Rina sempat meminta izin kepada dirinya untuk berhenti kuliah karena mendapatkan tawaran menjadi guru pengganti bahasa Jepang di sekolahnya dulu, dan ia juga ingin memperdalam ilmu agama.

Baca juga:  Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin Yakin Bakal Menang di Aceh

Namun, karena tidak direstui orang tua berhenti, Rina kembali menjalani proses perkuliahan hingga menyelesaikan studinya.

“Sempat meminta berhenti kuliah karena diajak mengajar bahasa Jepang mengantikan gurunya dulu yang sedang melanjutkan pendidikan ke Jepang,” ujarnya.

a8cf6950 eb4f 4fb7 821a 14a49ea8484c 169 - Rina Muharami Sering Jadi Guru Mengaji dan Lancar Berbahasa Jepang

Foto: Ayah gantikan almarhumah anak saat wisuda (Dok. UIN Ar-Raniry)

Dalam kesempatan itu, Bukhari juga mengatakan bahwa kedatangan dirinya mengambil ijazah itu bukanlah pemintaan almarhumah Rina, tetapi karena keinginan sendiri yang ingin menyimpan hasil dari perjuangan anaknya meraih prestasi. Sebab, sebelum meninggal, Rina tidak meninggalkan wasiat apapun kepada ayahnya.

“Sebelum meninggal Rina tidak meninggalkan amanah apapun. Tapi memang karena saya ingin memiliki ijazah itu sebagai kenang-kenangan, makanya saya datang mengambilnya,” ujar Bukhari.

loading...

Comments
To Top