Mercinews


13 Nisan Kuno di Temukan didasar Krueng Pasee Berusia Lebih 6 Abad

1551769410477 - 13 Nisan Kuno di Temukan didasar Krueng Pasee Berusia Lebih 6 Abad
Foto: Mustakim

Aceh Utara, Mercinews.com – Sebanyak 13 nisan telah berhasil diangkat dari dasar sungai Krueng Pasee oleh tim gabungan Cisah, Pelisa, KPA, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Utara, dan juga tokoh masyarakat setempat pada Minggu, (3/3/2019).

Kegiatan penyelaman dan eskavasi dimulai sejak pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore.

Arus yang deras dan kondisi debit air yang lumayan besar pada hari minggu ini tak juga menyurutkan niat tim untuk melakukan penyelamatan nisan-nisan tinggalan Kesultanan Sumatra.

Beberapa hari sebelumnya ditemukan dua buah nisan berenskripsi oleh Tgk. Jamaluddin.

Bersama warga setempat, kedua nisan tersebut berhasil diselamatkan ke halaman rumahnya yang berada di pinggir Sungai Krueng Pasee tidak jauh dari lokasi temuan, yaitu di Gampong Murong kecamatan Samudra.

Baca juga:  Jalan Dakwah Tgk di Anjong dan asal usul Sejarah Aceh berjuluk Serambi Makkah

Lalu temuan itu dilaporkan kepada tim Cisah, dan tim segera merespon temuan berharga ini dan langsung menyusun jadwal untuk melakukan penyelamatan nisan-nisan yang masih terbenam di dasar sungai.

Atas keberhasilan tim gabungan pada Minggu, (3/3/2019), membuat masyarakat sekitar semakin antusias untuk melacak keberadaan nisan-nisan lainnya yang kemungkinan besar masih terbenam.

Keseluruhan nisan yang telah berhasil diselamatkan oleh tim sebanyak 15 nisan, dengan rincian, 4 pasang nisan utuh dan 7 fragmen nisan yang kondisinya patah juga tanpa pasangan.

Dua pasang diantaranya memiliki inskripsi, dan satu pasang dipastikan memiliki epitaf yang menyebutkan pemilik makam, yang saat ini masih dalam kajian oleh tim ahli epigrafi Cisah.

Tipologi nisan ini sendiri dicirikan sebagai tipologi Sumatra-Pasai, yang berasal dari abad ke-15 sampai dengan 16 Masehi.

Baca juga:  PuKAT: Meninggal nya Cucu Sultan Aceh Menutup Satu Jendela Aceh pada Dunia

Kesemua nisan oleh tim dibedakan dengan 5 tipe dengan ukuran yang bervariasi.

Dengan bertambahnya warisan sejarah yang ditemukan di kawasan Heritage Sumatra-Pasai, khususnya di Kecamatan Samudra, seluruh tim dan masyarakat berharharap kepada Pemerintah Pusat untuk menjadikan Kecamatan Samudra ini sebagai Kawasan World Heritage City, mengingat ratusan nisan tokoh Islam yang berasal dari berbagai belahan Dunia telah ditemukan di kawasan ini.

Dan tentunya warisan ini adalah milik seluruh elemen Bangsa dan sangat penting untuk kita angkat sebagai destinasi wisata sejarah Islam Dunia.

Karena Kesultanan Sumatra telah masyhur dikenal sebagai Pusat Peradaban Islam terawal di Asia Tenggara.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.