Mercinews


Pelaku usaha kecil di Aceh Barat terima modal usaha Rp15 juta/KK

IMG20190306112707 - Pelaku usaha kecil di Aceh Barat terima modal usaha Rp15 juta/KK

Kepala Desa (Keuchik) Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Bustanuddin (empat kanan) didampingi aparat desa menyerahkan bantuan dana desa secara simbolis kepada masyarakat pelaku usaha yang mendapatkan modal dari BUMG, di Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (6/3/2019)

(Antara Aceh/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh, Mercinews.com – Sejumlah masyarakat pelaku usaha di Kabupaten Aceh Barat mulai menerima bantuan modal usaha paling banyak sebesar Rp15 juta/kepala keluarga.

Program bantuan yang dicetuskan oleh Bupati Aceh Barat H Ramli MS tersebut mulai berjalan sejak tahun 2018 lalu dan dialokasikan dalam dana desa.

“Penyaluran dana bantuan modal usaha ini disalurkan melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Sajan Beusaree,” kata Kepala Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Bustanuddin kepada Antara di Meulaboh, Rabu (6/3).

Jumlah dana bantuan ini disalurkan yang disalurkan ini setiap tahunnya sebesar Rp150 juta/KK, yang khusus diperuntukkan bagi keluarga miskin yang bergiat dalam usaha dengan jumlah bantuan paling banyak Rp15 juta per kepala keluarga (KK).

Namun dalam penyalurannya, ternyata ada masyarakat di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan yang mengajukan modal usaha kepada BUMG paling sedikit sebesar Rp2 juta hingga Rp3 juta per kepala keluarga, dan belum membutuhkan modal usaha dengan jumlah yang besar.

Baca juga:  Dana Desa di Kabupaten Aceh Singkil Belum Cair

Sesuai dengan Peraturan Bupati Aceh Barat, tujuan pemberian bantuan dana modal usaha ini dapat membantu masyarakat kecil dalam mengembangkan usaha, serta dapat menambah lapangan kerja baru di desa dan masyarakat setempat.

“Misalnya di desa ada warga yang membuka usaha membuat kue, ketika usahanya maju dan berkembang, maka dapat menambah tenaga kerja yang merupakan tetangganya di desa sehingga hal ini juga menambah lapangan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.

Meski Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan baru mulai menyalurkan bantuan modal usaha pada tahun 2019 ini, namun animo masyarakat yang mengajukan bantuan modal usaha tersebut mencapai 28 orang di desa mereka.

Baca juga:  YARA Perwakilan ABDYA Minta Keuchik Berhati-Hati Kelola Dana Desa

Para pelaku usaha yang mengajukan modal usaha tersebut, kata Bustanuddin, terdiri dari pelaku usaha membuat kue, bengkel, pangkas rambut, serta sejumlah usaha kecil lainnya.

Sebelum dana ini disalurkan, masyarakat yang sudah mengajukan modal usaha tersebut juga dilakukan verifikasi oleh tim terkait dari desa, agar memastikan apakah pengajuan bantuan modal usaha tersebut layak diberikan sesuai dengan yang diusulkan warga.

Dalam pengembaliannya, juga sangat lunak. Artinya, masyarakat penerima bantuan juga tidak dibebankan bunga pinjaman dan pengembalian modal usaha ini dapat dibayarkan setiap bulannya sesuai dengan jumlah pinjaman yang diberikan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap, penyaluran bantuan modal usaha ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kecil sekaligus menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat di wilayah itu, kata Bustanuddin.

Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Salahuddin Wahid
(ANTARA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.