Mercinews

Internasional

Yahudi Ultra-Orthodoks dan Liberal Bentrok di Tembok Ratapan di Yerusalem

105947089 6f4e903a 5664 4930 8085 c713928da6f2 - Yahudi Ultra-Orthodoks dan Liberal Bentrok di Tembok Ratapan di Yerusalem
AFP

Yerusalem, Mercinews.com – Ribuan Yahudi ultra-Ortodoks muda bentrok dengan kelompok perempuan Yahudi liberal pada salah satu situs tersuci Yudaisme, Tembok Ratapan, di Yerusalem.

Puluhan anggota kelompok Women of the Wall yang sedang memperjuangkan hak berdoa, harus dibawa keluar polisi.

Pengunjuk rasa, kebanyakan perempuan, menjawab desakan rabi ultra-Ortodoks untuk mengacaukan peringatan 30 tahun acara tersebut, lapor sejumlah media.

105947090 2e990f38 cdc4 44a0 8800 a818ff00ee18 - Yahudi Ultra-Orthodoks dan Liberal Bentrok di Tembok Ratapan di Yerusalem

AFP

The Jerusalem Post melaporkan 150 anggota kelompok bertemu dengan lebih dari 10.000 perempuan ultra-Ortodoks pada Jumat pagi, saling mengejek.

Sebagian pengunjuk rasa perempuan mengatakan kepada koran Haaretz bahwa mereka dibawa ke sana dengan menggunakan bus oleh sekolah keagamaan mereka untuk menghambat kelompok itu memasuki Tembok Ratapan.

105949172 4e7574aa fe45 4be2 bc37 4162f79d57fc - Yahudi Ultra-Orthodoks dan Liberal Bentrok di Tembok Ratapan di Yerusalem

AFP

“Saat berdoa, friksi terjadi antar para jemaat, termasuk Women of the Wall, dalam bentuk menyumpah dan berbagai komentar,” kata polisi.

Baca juga:  Ibu Kota Suriah Dihujani Rudal Israel Secara Besar-besaran

Lewat sebuah cuitan, Women of the Wall mengatakan dua anggotanya harus dirawat karena kejadian itu. Kelompok tersebut kemudian dikawal ke bagian lain tembok yang memungkinkan jemaat non-tradisional berdoa.

Koran Haaretz melaporkan ratusan laki-laki ultra-Ortodoks juga berusaha menembus barikade polisi untuk memasuki kelompok perempuan, tetapi polisi berhasil mendorong kembali mereka.

Polisi mengatakan mereka telah menangkap satu pria yang berusaha menyerang perwira polisi.

105949174 4ec427ad 1977 4be0 9953 c6d7e9fbb7f9 - Yahudi Ultra-Orthodoks dan Liberal Bentrok di Tembok Ratapan di Yerusalem

AFP

Rabbi Tembok Barat, Shmuel Rabinowitz, meminta kedua pihak untuk tenang “menjaga Tembok Ratapan sebagai tempat persatuan dan bukannya perpecahan.”

105949175 ce6eb98c 89c9 4a56 a73c f5486d05ba51 - Yahudi Ultra-Orthodoks dan Liberal Bentrok di Tembok Ratapan di Yerusalem

AFP

Selama 30 tahun, kelompok Women of the Wall berjuang menentang peraturan yang melarang perempaun mengenakan skarf doa, berdoa dan membaca Taurat bersama-sama dengan suara keras di tempat itu.

Baca juga:  Bentrokan dengan Israel 37 Warga Palestina Meninggal Dunia dan 450 orang luka

Menurut tradisi Yahudi Ortodoks, perempuan seharusnya tidak melakukan ritus keagamaan ini.

Karena tekanan partai ultra-Ortodoks, pemerintah Israel pada tahun 2017 menghapus rencana membuat tempat berdoa semua jenis kelamin di tembok.

(zak/zak)

 

Sumber: BBC Magazine – detikNews

loading...

Comments
To Top