Mercinews


Habib Bahar Merasa Dizalimi Rezim Jokowi: Tunggu Saya Keluar

1552633668607 - Habib Bahar Merasa Dizalimi Rezim Jokowi: Tunggu Saya Keluar

Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith menjalani sidang lanjutan di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jawa Barat.

Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Jakarta, Mercinews.com – Terdakwa kasus dugaan penganiayaan 2 remaja, Habib Bahar, merasa perkara yang menimpanya, hingga membuat ia ditahan, merupakan ketidakadilan hukum di rezim Jokowi.

Hal itu ia katakan usai sidang ketiga dengan agenda tanggapan jaksa atas eksepsi pengacaranya. Habib Bahar bin smith bahkan mewanti-wanti Jokowi saat ia nanti bebas dari masa penahanan.

“Sampaikan kepada Jokowi tunggu saya keluar. Tunggu saya keluar dan rasakan pedasnya lidah saya,” kata Habib Bahar usai sidang di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis (14/3).

Baca juga:  Habib Bahar bin Smith Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

“Tunggu saya keluar, ketidakadilan hukum dari Jokowi. Tunggu saya, akan dia rasakan,” lanjut Bahar tegas sambil meninggalkan tempat persidangan.

Pada sidang sebelumnya, Rabu (6/3), Habib Bahar menyatakan tak takut dengan ancaman pidana yang menjeratnya. Sekalipun ia dijerat dengan tiga dakwaan dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Baca juga:  Habib Bahar bin Smith Penuhi Panggilan Bareskrim

“Tak peduli seberapa besar ancaman hukuman, siksaan, tetapi kami tak akan pernah tunduk kepada kezaliman,” ucapnya.

Dalam kasus ini, Habib Bahar dan dua temannya didakwa telah menganiaya 2 remaja hingga babak belur di ponpes miliknya, Pondok Pesantren Ta’jul Alawiyin yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 1 Desember 2018.

Jaksa menilai Habib Bahar menganiaya kedua korban karena telah berpura-pura sebagai dirinya.

Sumber : KUMPARAN.COM

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.