Mercinews


Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru Didakwa Lakukan Pembunuhan

3a0b25d3 86d2 42c7 8e7a 1bebfd045a2a - Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru Didakwa Lakukan Pembunuhan
Potret pelaku saat di pengadilan (Foto: Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS)

Christchurch, Mercinews.com – Pelaku kasus penembakan di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru (New Zealand) langsung diadili. Dia didakwa dengan tuduhan pembunuhan.

Dilansir dari AFP, Sabtu (16/3/2019), Brenton Tarrant, yang berusia 28 tahun muncul di pengadilan pasca dirinya ditangkap karena menembaki para jemaah masjid.

Dia terlihat mengenakan borgol dan pakaian tahanan berwarna putih. Eks instruktur kebugaran kelahiran Australia itu duduk tanpa ekspresi saat hakim membacakan tuduhan kepadanya.

Dia juga disebut tidak meminta jaminan dan ditahan sampai pengadilan berikutnya dijadwalkan pada 5 April.

Hingga saat ini, menurut KBRI Wellington, ada 49 orang meninggal dunia, terdiri atas 41 orang di Masjid Al Noor, 7 orang di Masjid Linwood, dan seorang lagi meninggal saat dirawat di RS pascapenembakan. Selain itu, ada puluhan orang yang masih dirawat di rumah sakit akibat peristiwa itu.

Baca juga:  Ketua Masjid Terbesar Selandia Baru Tuduh Intelijen Israel Dalang Penembakan

Di antara korban luka, terdapat dua orang WNI yang merupakan ayah-anak bernama, Zulfirmansyah dan Mohammad Rais. Ada juga seorang WNI bernama Muhammad Abdul Hamid yang masih dinyatakan hilang.

“Dari 6 WNI yang diketahui berada di Masjid Al Noor pada saat kejadian penembakan hari ini, 5 orang telah melaporkan ke KBRI Wellington dalam keadaan sehat dan selamat. Sementara 1 orang atas nama Muhammad Abdul Hamid belum diketahui keberadaannya,” ujar KBRI Wellington dalam keterangan tertulisnya berdasarkan update per pukul 23.30 waktu setempat, Jumat (15/3).

Baca juga:  PM New Zealand Kecam Senator Australia yang Salahkan Muslim: Memalukan!

“Sementara dari Masjid Linwood, KBRI Wellington menerima bahwa terdapat 2 WNI, seorang ayah dan anaknya, yang tertembak. Kondisi sang ayah atas nama Zulfirmansyah masih kritis dan dirawat di ICU RS Christchurch Public Hospital. Sementara anaknya dalam keadaan yang lebih stabil,” sambung keterangan tersebut.

 

Sumber:detikcom

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.