Mercinews


Wakil Ketua MPR: Jangan Gunakan Pemilu untuk Lawan Takdir Allah SWT

4d08168a a560 422c b09b de21256ae72a 169 - Wakil Ketua MPR: Jangan Gunakan Pemilu untuk Lawan Takdir Allah SWT
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dalam peringatan Isra Mi'raj di Malang/Foto: Muhammad Aminudin

Malang, Mercinews.com – Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyebut Pemilu atau Pilpres 2019 sebagai alat perekat bangsa. Bukan menjadi momentum merusak keberagaman dan kerukunan di Indonesia.

“Pemilu semestinya menjadi akat perekat bangsa. Tidak boleh pemilihan umum ini, dimanfaatkan untuk melawan kemajemukan bangsa ini (Indonesia) yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT,” kata Basarah disela peringatan Isra Mi’raj dan doa bersama untuk keselamatan bangsa di halaman Hawai Waterpark, Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (7/4/2019).

Ia menegaskan, jangan jadikan Pemilu sebagai alat untuk memecah belah bangsa. Terlebih karena Pemilu merupakan pesta demokrasi lima tahunan.

Baca juga:  Jokowi Terima Ucapan Selamat dari Erdogan-Mahathir soal Pemilu

Menurutnya, bangsa Indonesia ditakdirkan Tuhan sebagai bangsa yang majemuk. Yakni dengan beragam suku, etnis serta bahasa yang ada di 17 ribu pulau dari Sabang hingga Merauke.

“Jadi jangan sampai Pemilu digunakan untuk melawan takdir Allah SWT itu, akan kemajemukan bangsa Indonesia. Pemilu sebagai perwujudan negara demokrasi, harusnya merekatkan bangsa sesuai sila keempat Pancasila,” imbuhnya.

“Dengan semangat Isra Mi’raj, bangsa Indonesia sepuluh hari lagi menggelar Pemilu untuk bisa menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab, karena anggaran yang dikeluarkan oleh APBN cukup besar,” tambahnya.

Baca juga:  Tiyong Klaim PNA Peroleh 8 Kursi DPRA dan 50 Kursi DPRK

Pihaknya optimis TNI, Polri, penegak hukum dan masyarakat akan menjaga segala kemungkinan buruk dari adanya upaya pemanfaatan pemilu untuk memecah belah bangsa. “Secara teoritis kepolisian negara dan TNI sudah mengantisipasi, jika kemungkinan ada potensi yang bisa menciptakan instabilitas proses Pemilu yang terjadi, akan mampu menghadapinya,” pungkas Basarah.

Doa bersama untuk keselamatan bangsa menjelang Pemilu 2019 diikuti guru honorer se-Kabupaten Malang, hadir juga Plt Bupati Malang Sanusi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
(sun/bdh)

Sumber:detikcom

loading...

Comments